Breaking News:

Tajuk

Corona Varian Delta

Seorang yang berpapasan dengan penderita Covid-19 varian Delta mungkin bisa terpapar. Walaupun berpapasan satu meter

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID - WASPADA. Kata ini dikhususkan buat warga Kalsel. Pasalnya, di Bumi Lambung Mangkurat ini sudah ditemukan satu kasus mutasi virus SARS-CoV-2 varian Delta B1617.2.

Mengapa waspada? Penularan varian yang pertama kali ditemukan di India ini sangat cepat. Kecepatan penularan varian delta enam kali lebih cepat dari varian alfa B117. Bahkan virus corona varian Delta dapat menular melalui kontak dengan durasi sekitar 5 hingga 10 detik saja.

Menurut ahli epidemiologi dari Universitas Indonesia Tri Yunis Miko Wahyono, kecepatan penularan varian Delta sangat mengerikan. Seorang yang berpapasan dengan penderita Covid-19 varian Delta mungkin bisa terpapar. Walaupun berpapasan satu meter.

Masa inkubasi varian baru virus Covisd-19 juga mengerikan. Masa inkubasi 3-7 hari. Dalam tiga hari varian Delta sudah bisa menimbulkan gejala. Di antaranya sakit perut, hilangnya selera makan, muntah, mual, nyeri sendi dan gangguan pendengaran.

Selain Kalsel, sebaran Delta ini ada di 24 provinsi Indonesia. Total kasusnya 1.331. Data yang diunggah Kementerian Kesehatan, Jumat (6/8), provinsi yang ditemukan varian Delta adalah Sumatera Utara sebanyak 29 kasus, Sumatera Selatan: 9 kasus, Riau 6 kasus, Bengkulu 3 kasus, Lampung 3 kasus, Kepulauan Riau 2 kasus.

Provinsi lainnya, Kalimantan Tengah 3 kasus, Kalimantan Timur 187 kasus, Kalimantan Utara 16 kasus, DKI Jakarta 390 kasus, Jawa Tengah 191 kasus, Banten 20 kasus, Jawa Barat 281 kasus, Jawa Timur 17 kasus, DI Yogyakarta 20 kasus, Bali 25 kasus.

Nusa Tenggara Barat 24 kasus, Nusa Tenggara Timur 51 kasus, Sulawesi Selatan 14 kasus, Sulawesi Utara 7 kasus, Gorontalo 1 kasus, Maluku 9 kasus, Papua Barat 12 kasus dan Papua 10 kasus.

Di Kalsel sendiri, berdasarkan data Dinkes Kab/Kota se-Kalsel, Sabtu (7/8) pukul 16.00 Wita, jumlah pasien Covid-19 yang dirawat 10.744 orang, sembuh 40.999 orang dan meninggal 1.560 orang. Dengan ditemukan varian Delta ini tidak menutup kemungkinan terjadinya lonjakan kasus positif covid di Kalsel.

Kita berdoa agar kasus positif covid di Kalsel tidak melonjak. Selain itu kita berharap Pemerintah Daerah di Kalsel mengambil langkah-langkah yang serius untuk mencegah jangan sampai terjadi lonjakan kasus positif Covid.

Salah satu cara adalah mempercepat vaksinasi. Ini untuk mengurangi jumlah orang berpotensi terpapar covid. Vaksinasi ini baiknya dilakukan di banyak titik, sehingga tidak terjadi kerumunan atau antrean panjang.

Apa kah itu cukup? Tidak. PPKM Level IV dan III yang sudah diberlakukan Kota dan Kabupaten di Kalsel harus benar-benar diterapkan. Pembatasan mobilitas dan penerapan protokol kesehatan di masyarakat harus diperketat lagi. Kalau pembatasan dan protokol kesehatan masih longgar seperti sekarang ini, lonjakan kasus akan semakin mengkhawatirkan dan pastinya angka kematian akan terus meningkat. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved