Breaking News:

Berita Kalteng

Usaha Kuliner di Sampit Kotim Belum Tertib Aturan, Tim Gabungan Gelar Operasi Yustisi

Pengunjung tempat makan dan kafe di Sampit pada malam Sabtu dan Minggu atau saat hari libur, masih banyak yang tidak taat protokol kesehatan

Penulis: Fathurahman | Editor: Eka Dinayanti
polda kalteng
Tim Gabungan saat melakukan operasi yustisi memantau Kafe dan Warung makan yang melayani pengunjung pada malam hari di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Meski sudah diberikan imbauan agar mentaati ketentuan batas jam buka usaha malam tidak boleh melayani makan di tempat, beberapa pengusaha makanan tampak mengindahkan aturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, sehingga tim menggelar operasi yustisi, Minggu (8/8/2021) malam.

Pantauan di Sampit, pengunjung tempat makan dan kafe pada malam Sabtu dan Minggu atau saat hari libur, masih banyak yang tidak taat dengan protokol kesehatan, terutama kalangan remaja yang kerap datang makan dan minum di warung.

Personel Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kalteng bersama anggota TNI dan personel instansi lainnya, melaksanakan Patroli gabungan, Ops Yustisi, Sosialisasi Inmendagri dan sosialisasi surat edaran Bupati Kotawaringin Timur terkait penanggulangan covid-19 di seputaran Kota Sampit.

Baca juga: Update Covid-19 Kalteng: Dinkes Provinsi dan Pemko Palangkaraya Siapkan Tempat Isoman

Baca juga: Narkoba Kalteng, Tim Patroli Raimas Polda Kalteng Amankan Tiga Pemancing Membawa Sabu

Sasaran utama ops yustisi adalah warung makan dan kafe yang buka pada malam hari diimbau agar tidak melayani makan di tempat tetapi boleh melayani take away atau dibungkus.

Namun masih banyak pengusaha kuliner yang tidak taat.

Komndan Satuan Brimob Polda Kalteng, Kombes Pol Bambang Widjanarko Baiin, Senin (9/8/2021) menjelaskan, tujuan dilaksanakannya operasi yustisi untuk mendisiplinkan masyarakat agar sadar untuk mematuhi protokol kesehatan.

"Kami mengharapkan para pedagang agar mematuhi protokol kesehatan dan mematuhi kebijakan pemerintah untuk memutus mata rantai covid 19, mari bersama-sama dukung aturan pemerintah dalam penanggulangan covid-19 di Indonesia," imbaunya.

banjarmasinpost.co.id / faturahman

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved