Breaking News:

Berita Palangkaraya

Peralatan dan Personil Polda Kalteng Disiapkan Untuk Tanggulangi Kebakaran Lahan

Suhu udara di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, dalam beberapa hari ini, tampak terasa panas mengakibatkan semak belukar terlihat mengering rawan terja

Penulis: Fathurahman | Editor: Edi Nugroho
banjarmasinpost.co.id / faturahman
Personil Polda Kalteng, melakukan apel persiapan penanggulangan kebakaran lahan dan hutan di Palangkaraya. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Suhu udara di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, dalam beberapa hari ini, tampak terasa panas mengakibatkan semak belukar terlihat mengering rawan terjadi kebakaran lahan.Polda Kalteng mempersiapkan peralatan dan personil untuk melakukan penanggulangan kebakaran lahan dan hutan.

Dalam sepekan ini, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan saat ini terjadi peningkatan suhu udara dan penurunan kelembapan udara di Pulau Kalimantan. Peringatan ini juga merupakan indikasi potensi kebakaran hutan dan lahan yang rawan terjadi sehingga perlu kewaspadaan.

Sementara itu, Polda Kalteng menggelar apel dalam kesiapan pencegahan kebakaran hutan dan lahan dilakukan menyusul terjadinya peningkatan suhu udara di Kalteng, sarana dan prasarana juga personil sudah siap untuk pencegahan dan penanggulangan jika terjadi kebakaran lahan dan hutan di Bumi Tambun Bungai.

Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo, Rabu (11/8/2021) mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan apel dalam rangka mengecek kesiapsiagaan sarana prasarana dan operator yang akan diterjunkan dalam penanggulangan bencana karhutla di Provinsi Kalteng."Saya berharap seluruh personel yang ditunjuk sebagai operator agar terus berlatih mengoperasikan alat yang akan digunakan sehingga menjadi mahir kedepannya," ujarnya.

Baca juga: Karhutla di Kalteng, Patroli Terpadu Dikerahkan Cegah Kebakaran Lahan di Palangkaraya

Baca juga: Karhutla Kalsel, Anggota Polres HSU Bantu Padamkan Kebakaran Lahan di Pawalutan

Baca juga: Kebakaran Hutan dan Lahan Kembali Terjadi di Tapin, Satgas Darat Tidak Jangkau Lokasi

Dedi berharap dengan adanya pengecekan pengecekan peralatan dan peraonil, dapat memastikan sarana prasarana dan personel yang akan diterjunkan dalam penanganan karhutla menjadi siap dan terlatih sehingga karhutla dapat ditangani dengan cepat dan tepat sehingga bisa ditanggulangi.

Sementara itu, Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kalimantan Tengah, Merti Ilona, dalam kegiatan dialog terkait penanganan lahan gambut bersama Badan Restorasi Gambut dan Mangrov mengatakan, saat ini, tiga juta hektare lahan ganbut yang ada di Kalteng mengalami kerusakan

Dia menerangkaan, kerusakan lahan gambut tersebut, selain akibat kebakaran lahan juga akibat banyaknya kegiatan yang dilakukan di lahan gambut, salah satunya di lokasi lahan eks PLG yang dibuat menjadi lahan pangan, dengan membuat kanal-kanal untuk pengairan lahan tersebut termasuk adanya praktek illegal logging juga merusak lahan gambut. (banjarmasinpost.co.id / faturahman),

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved