Breaking News:

Opini Publik

Menyiapkan Olimpiade Indonesia 2032

Surat pengajuan diri Indonesia sebagai tuan rumah Olimpiade sudah diserahkan pemerintah Republik Indonesia kepada pihak IOC

Editor: Eka Dinayanti

Oleh: Djoko Subinarto, Kolumnis dan Bloger

BANJARMASINPOST.CO.ID - OLIMPIADE Tokyo, yang dihelat dari 23 Juli hingga 8 Agustus 2021, telah usai. Kontingen Indonesia, yang mengirim sebanyak 28 atlet yang berlaga pada delapan cabang olahraga, berhasil meraup 5 medali. Masing-masing 1 emas, 1 perak dan 3 perunggu, menempatkan Indonesia pada peringkat ke-55 klasemen akhir medali Olimpiade Tokyo.

Tentu saja, kita patut bahagia dan bangga dengan prestasi yang telah ditunjukkan oleh para atlet kita. Tampilnya para atlet terbaik kita yang berjuang demi tegaknya Indonesia Raya di arena Olimpiade semoga pula kian menyadarkan semua elemen bangsa ini bahwa kita semua, meski berbeda-beda suku, agama, bahasa, warna kulit dan pilihan politik, sejatinya adalah bangsa Indonesia. Nasionalisme dan persatuan seyogianya terus kita pupuk dan terus kita perkuat sebagai bekal kita semua menapaki proses kehidupan berbangsa dan bernegara kita.

Fakta bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) masih berdiri hingga detik ini patut kita syukuri. Meskipun demikian, NKRI hari ini masih belum menjadi sebuah negara ideal yang kita cita-citakan, sebagaimana diamanatkan dalam konstitusi. Negara ideal yang dimaksud adalah sebuah bentuk negara kesejahteraan. Sudah barang tentu, kita tidak boleh membiarkan negara ini stagnan sehingga menutup peluang untuk tumbuh, berkembang dan maju. Semua elemen bangsa ini mesti bahu-membahu memajukan Republik yang kita cintai ini. Termasuk memajukan sektor olahraganya.

Indonesia sendiri telah secara resmi menawarkan diri sebagai tuan rumah pada penyelenggaraan Olimpiade 2032. Surat pengajuan diri Indonesia sebagai tuan rumah Olimpiade sudah diserahkan pemerintah Republik Indonesia kepada pihak IOC (International Olympic Committee), yang bermarkas di Lausanne, Swiss, pada bulan Februari 2019 lalu. Selain Indonesia, Astralia, India dan Jerman mengajukan pula sebagai tuan rumah Olimpiade 2032. IOC akan mengumumkan tuan rumah Olimpiade 2032 pada tahun 2025 mendatang.

Momen penyelenggaraan pesta olahraga serta kejuaraan olahraga dapat pula dijadikan momentum guna mengerek industri olahraga kita agar semakin berkibar. Sektor olahraga saat ini telah menjadi industri yang sangat menjanjikan. Berdasarkan catatan Klynveld Peat Marwick Goerdeler (2016), secara global, industri olahraga -- yang mencangkup antara lain infrastuktur olahraga, event olahraga, kursus, pelatihan serta peralatan dan pelengkapan olahraga -- ditaksir bernilai sekitar 600-700 miliar dollar AS per tahun.

Mempertimbangkan keuntungan ekonominya, bisa dipahami kalau banyak negara kemudian berlomba-lomba untuk bisa menjadi tuan rumah berbagai pesta olahraga maupun kejuaraan olahraga, baik untuk level regional maupun internasional. Khusus dalam konteks pariwisata, sebagai negara besar yang memiliki sejarah serta kekayaan seni dan budaya yang khas dan beragam, Indonesia memiliki kepentingan untuk senantiasa menjadi salah satu negara tujuan wisata bagi para wisatawan internasional.

Penyelenggaraan berbagai pesta olahraga maupun kejuaraan olahraga di Indonesia sudah barang tentu bakal memiliki gaung dan kontribusi yang tidak kecil dalam mengatrol citra dan reputasi Indonesia dan sekaligus memperbesar peluang agar negara kita menjadi salah satu daerah tujuan wisata penting di dunia.

Maka, semakin sering Indonesia menjadi tuan rumah pesta olah raga dan kejuaraan olahraga di level internasional, semakin besar pula peluang Indonesia mengatrol citra dan reputasinya dan sekaligus memperbesar peluang untuk mendapatkan sejumlah manfaat ekonomi dan bisnis. Tinggal bagaimana para pengelola negara dan para pemangku kepentingan di sektor olahraga dapat bersinergi secara tulus dan mulus untuk melakukan lobi-lobi di tingkat regional dan internasional sehingga Indonesia kian dipercaya menjadi tuan rumah berbagai ajang pesta olahraga maupun kejuaraan olahraga yang sifatnya regional maupun mondial.

Upaya pemerintah kita dan para pemangku kepentingan yang telah berhasil menggelar Asian Games ke-18 pada 2018 perlu mendapat apresiasi dari segenap warga negeri ini. Pada saat yang sama, pengelola negara dan insan-insan kreatif di negeri ini perlu pula memetakan peluang serta menakar secara jeli ihwal event-event olahraga lainnya yang kiranya dapat dihelat di negeri ini untuk tahun-tahun yang akan datang.

Di sisi lain, pembangunan industri olahraga di negeri ini perlu kian ditingkatkan. Kompleks olahraga dengan berbagai fasilitasnya yang lengkap dan memadai perlu tersedia hingga ke pelosok-pelosok daerah, sehingga para atlet dan para calon atlet kita yang tersebar di seluruh penjuru Nusantara dapat mengembangkan bakat dan potensinya secara maksimal. Akademi/sekolah khusus atlet juga perlu diperbanyak. Minimal setiap provinsi memiliki sekurangnya satu akademi/sekolah khusus atlet, sebagai wahana pendidikan dan penempaan calon-calon atlet andal, dengan kurikulum serta para instruktur berstandar internasional.

Selain itu, keberadaan kompetisi yang baik, rapi, berjenjang dan sinambung di tingkat lokal maupun nasional, dibarengi dengan sistem kepengurusan induk organisasi olahraga yang profesional, solid dan bisa dipercaya, juga dibutuhkan dalam ikut mendongkrak kualitas sektor industri olahraga kita.

Tak kalah pentingnya pula adalah pola pembibitan calon-calon atlet secara berkesinambungan. Dengan jumlah penduduk yang mencapai 257.912.349 jiwa, mestinya Indonesia tidak bakal pernah kekurangan bibit potensial olahragawan untuk beragam cabang olahraga dan untuk berbagai kategori usia, baik buat pentas regional maupun pentas internasional.

Dari ujung barat hingga ujung timur negeri ini, niscaya bertebaran bocah-bocah dengan talenta besar di berbagai cabang olahraga. Mintalah para pemandu bakat berkualitas untuk berkeliling negeri ini mencari dan merekrut bibit-bibit bertalenta yang masih berusia 5-10 tahun.

Akhirnya, semoga keinginan Indonesia menjadi tuan rumah Olimpiade 2032 bisa benar-benar menjadi kenyataan dan atlet-atlet kita mampu terus menunjukkan prestasi gemilang nan membanggakan yang kian mengharumkan nama bangsa dan negara. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved