Breaking News:

Wabah Corona di Kalteng

Wabah Corona Kalteng, Pelaksanaan 3T dan Isoman Terpusat Belum Optimal, Gubernur Instruksikan ini

Gubernur Kalteng menginstruksikan kabupaten dan kota, penerapan 3T di daerah zona merah harus jalan dan isolasi mandiri harus terpusat

Penulis: Fathurahman | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/fathurahman
Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran bersama Forkopimda setempat saat melihat oxygen bantuan Presiden RI untuk Kalteng, belum lama tadi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Penyebaran Covid-19 di Provinsi Kalimantan Tengah masih tinggi.

Ini, menjadi perhatian Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran yang meminta Bupati dan Wali Kota se Kalteng untuk mengoptimalkan upaya menekan penyebaran virus.

Sugianto Sabran menyebutkan, tingginya penyebaran Covid-19 di Bumi Tambun Bungai yang terjadi saat ini, menandakan imbauan kepada masyarakat agar melaksanakan 3T (testing, tracing dan treatment) dan isolasi mandiri terpusat belum optimal dilakukan.

Bukan hanya itu, Gubernur Suganto menilai, upaya menekan sebaran covid-19 dengan menerapkan kepatuhan protokol kesehatan makin kendor demikian juga kebijakan agar warga melakukan isolasi mandiri terpusat, belum didukung sepenuhnya oleh masyarakat.

Baca juga: Kebakaran di Kalteng, Dua Rumah di Jalan Anggrek Palangkaraya Terbakar, Kerugian Rp250 Juta

Baca juga: Angka Kematian Pasien Covid-19 di Kalteng Tinggi, Perawatan Pasien Isoman Kini Dilakukan Terpusat

“Pelaksanaan PPKM Satgas kabupaten dan kota harus lebih tegas lagi. Jika setengah hati bisa berakibat fatal. Covid ini seperti gunung es. Saya minta jalankan 3T dan protokol kesehatan maksimal,” ujarnya.

Sugianto menegaskan, penerapan 3T di daerah zona merah harus jalan dan isolasi mandiri harus terpusat, kabupaten dan kota harus melaksanakan intruksi tersebut.

“Isolasi mandiri secara terpusat akan memudahkan kita untuk melakukan pengawasan dan pengobatan, segera saja ditaati,” ujarnya.

Baca juga: Penganiayaan di Kalsel, Tersangka Penyerang Anggota Polsek Awayan Dalam Pengejaran Polisi

Baca juga: Kayu Olahan Talenan Ulin dari Kalsel Diekspor ke Singapura

Dia meminta, satgas kabupaten dan kota jangan kendor atau melaksanakan tugas hanya setengah hati penanganan covid-19 pun tidak optimal, bahkan angka penyebaran covid-19 dan kematian terus menghantui masyarakat.

Gubernur Sugianto, minta bupati dan wali kota untuk bertindak lebih baik lagi menekan dan membantu pelayanan kepada masyarakat.

"Kita juga dibantu Presiden oksigen concentrator untuk menekan angka kematian dan melayani masyarakat yang dirawat,” ujarnya.

banjarmasinpost.co.id / faturahman

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved