Berita Tanbu
Banjir Kalsel di Tanbu, 4 Desa Ini Jadi Langganan Banjir
Empat desa di Tanahbumbu (Tanbu) Kalsel yakni Desa Bersujud, Kampung Baru dan Desa Barokah serta hidayah makmur kini menjadi langganan banjir
Penulis: Man Hidayat | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Empat desa di Tanahbumbu (Tanbu) Kalsel yakni Desa Bersujud, Kampung Baru dan Desa Barokah serta hidayah makmur kini menjadi langganan banjir.
Hujan deras yang terjadi di Tanbu, dipastikan bakal membuat empat desa di kawasan perkotaan Tanbu ini terendam banjir.
Seperti halnya, Hujan deras yang mengguyur sejak Jumat (13/8/2021) dinihari mengakibatkan empat desa ini terendam banjir. Bahkan, kali ini terbilang parah.
Pantauan banjarmasinpost.co.id hingga pukul 11.00 wita sejumlah titik mengalami genangan air terutama di empat desa tersebut.
Baca juga: Banjir Kalsel : Hujan Deras Jumat Dini Hari Bikin Perkotaan Tanbu Terendam, Terparah Desa Bersujud
Baca juga: Banjir Kalsel di Tanbu Saat Puncak Kemarau, Begini Analisa Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor
• Banjir Kalsel, Jalan Terendam di Sekapuk Satui Tanahbumbu Sepanjang 200 Meter
Menurut warga sekitar, ketinggian banjir kali ini yang cukup tinggi hingga lutut didalam rumah. Dibandingkan 5 tahun terakhir, warga merasakan ini yang lumayan tinggi.
" Biasanya banjir ini terjadi sebentar saja. Tapi sekarang ini, malah sudah berjam-jam namun belum surut," kata Mama Lala.
Dia yang tinggal di Gang Mangga 2 Desa Bersujud, sempat terkejut dinihari sudah ada air msuk ke dalam rumahnya. Dia yang memggunakan ranjang tersebut, sebelumnya sempat tidak basah, namun makin pagi, makin meninggi ketinggian airnya.
"Makanya pagi ini, semuanya sudah terendam air dan ambal terpaksa saya jemur. Banjir kali ini terbilang paling parah selama beberapa tahun terakhir ini, kami jadi was-was," katanya.
Bersama dengan warga, dia meminta agar pemerintah Daerah segera melakukan perbaikan dan mencari solusi agar warga tidak terus menerus menjadi korban.
" Bila hujan turun dan deras, sudah pasti banjir tapi memang hany sebentar saja. Tapi kali ini yang paling parah sampai berjam-jam belum turun," katanya.
Sementara itu, Ketua RT 7 Desa Barokah, Rahman, banjir yang tetjadi diwilayahnya memang langganan, padahal sudah dekat dengan kolam rotensi. Namun, alirannya tidak lancar sehingga perlu dibenahi lagi.
" Kalau ditempat kami ini, sudah langganan. Hujan sedikit jdi banjir. Aliran sungainya yang perlu diperbaiki karena bil tidak diperbiki akan seperti ini teris menerus," katanya.
Baca juga: Banjir Kalsel, Pemkab Tanbu Siapkan Anggaran Relokasi Warga di Daerah Langganan Banjir
Sementata itu, Plt Kepala Dinas PUPR Kabupten Tanbu, Subansyah, yang meninjau langsung lokasi tersebut, nerjanji akam melakukan penanganan serius. Sejumlah titik juga sudah dipantailunya betsama kades dan camatnya.
" Kita upayakan di anggaran perubahan ini dilaksanakan, jadi kita cari akar permasalahannya dan kita akan lakukan pembenahan selanjutnya. Kita akan maksimalkn perbaikan seperti perbaikan aliran pembuangan karena yang kita lohat adalah pembuangannya tidak lancar. Nanti akan kami rimuskan dulu biar sekaligus perbaikannya," katanya.(banjarmasinpost.co.id/man hidayat)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/kondisi-banjir-di-gang-mangga-desa-bersujud.jpg)