Breaking News:

Bumi Sanggam

Tingkatkan Layanan, di RSUD Balangan Pada Masa Pandemi

Di tengah masa pandemi Covid 19, tenaga kesehatan menjadi garda terdepan dalam penanganan pasien Covid 19. Begitu pula Nakes di Balangan, khususnya di

Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Edi Nugroho
RSUD Balangan
Tenaga medis di RSUD Balangan melakukan penanganan medis terhadap pasien Covid 19 yang dirawat di RSUD Balangan 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN- Di tengah masa pandemi Covid 19, tenaga kesehatan menjadi garda terdepan dalam penanganan pasien Covid 19. Begitu pula Nakes di Balangan, khususnya di RSUD Balangan.

Tentunya keberadaan Nakes di Balangan untuk penanganan Covid 19 diapresiasi oleh Bupati Balangan, Abdul Hadi. Bahkan, ia yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Covid 19 Kabupaten Balangan aktif memberikan arahan secara langsung kepada pihak RSUD Balangan.

"Nakes merupakan garda terdepan untuk penanganan Covid 19. Mereka bersentuhan langsung dengan pasien dan resiko terpaparnya lumayan tinggi," ucap Abdul Hadi, Minggu (15/8/2021).

Sebagai upaya mencegah penyebaran Covid 19 terhadap Nakes, ia pun mengarahkan agar Dirut RSUD Balangan dan Dinkes memberikan suplemen vitamin untuk meningkatkan imun Nakes yang bertugas.

Baca juga: Kalselpedia - Warga Nikmati Pemandangan Alam di Bendungan Pitap Kabupaten Balangan

Baca juga: KalselPedia - Bendungan Pitap di Kabupaten Balangan Sumber Air untuk Pertanian

Baca juga: Kenal Pamit Kapolres Balangan, Bupati Abdul Hadi Puji Dedikasi AKBP Nur Khamid

Baca juga: Kamtibmas di Balangan Terjaga Kondusifitasnya, Ini Program yang dilakukan Polres Balangan

Tak kalah menjadi perhatian ialah pembayaran insentif kepada Nakes di masa pandemi Covid 19. Pemkab Balangan ucap Abdul Hadi telah membayarkan tunggakan insentif pada tiga bulan terakhir di tahun 2020. Kemudian untuk tahun ini masih digodok dan menyesuaikan anggaran.

Tenaga medis di RSUD Balangan melakukan penanganan medis terhadap pasien Covid 19 yang dirawat di RSUD Balangan
Tenaga medis di RSUD Balangan melakukan penanganan medis terhadap pasien Covid 19 yang dirawat di RSUD Balangan (RSUD Balangan)

"Pada tahun 2021 insentif Nakes akan segera dibayarkan. Namun kemampuan mami belum 100 persen tapi pada posisi 65 persen," bebernya.

Terlepas dari itu, sebagaimana visi dan misi Bupati Balangan, Abdul Hadi dan Wakil Bupati Balangan, Supini, pihaknya berkeinginan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di Balangan. Baik itu di RSUD Balangan, maupun di Puskemas.

Sebut pimpinan wilayah berjuluk Bumi Sanggam ini, pada bidang kesehatan, ia ingin menanamkan cara berpikir dan semangat pengabdian kepada Nakes. Sehingga bukan hanya sekadar melaksanakan tugas.

Selain itu, karena pemerintah menuntut pengabdian, sehingga Pemkab Balangan juga akan mengimbanginya dengan kenaikan insentif terhadap Nakes.

"Saya bersyukur pada tahap pertama, saat ada penurunan TPP di Balangan, Nakes tidak terdampak dan menjadi satu pengecualian," bebernya.

Selain itu ucap Abdul Hadi, karena pihaknya menuntut Nakes untuk memberikan pelayanan terbaik, maka insentif terhadap perawat PTT pun dinaikan Rp 500.000 perbulan.

Pihaknya menghendaki pelayanan terbaik pada bidang kesehatan, terutama pada masa pandemi Covid 19 saat ini. Alhasil, walau sebagain Nakes sempat terpapar Covid 19, namun upaya penanganan tetap dilakukan secara optimal.

Sementara itu, saat ini RSUD Balangan dipimpin oleh Direktur Utama, yakni dr Ferry. Status RSUD pun telah menjadi Badan Layanan Umum Daerah. Dimana motto BLUD RSUD Balangan ialah "kepuasan pasien adalah kebanggaan kami". (aol)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved