Berita Batola

Pedagang Pasar Induk Handil Bakti Kabupaten Batola Keluhkan Sampah yang Berserakan

Pedagang di Los Pasar Induk Handil Bakti minta Pemkab Batola tangani sampah yang sering berserakan, lampu untuk penerangan malam dan air bersih.

Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MUHAMMAD TABRI
Pedagang makanan berjualan di los Pasar Induk Handil Bakti yang sepi di Kelurahan Handil Bakti, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (16/8/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Hampir setahun, para pedagang menempati Los Pasar Induk Handil Bakti, Kelurahan Handil Bakti, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Provinsi Kalimantan Selatan.

Sedangkan yang mereka rasakan, sepi pembeli dan kebersihan. Seperti yang disampaikan Suraji, pedagang buah di kawasan tersebut sejak Oktober 2020.

Selain sepinya pembeli, ia mengeluhkan kurang maksimalnya kinerja petugas kebersihan di lokasi pasar. 

Sampah banyak berserakan, meski tak jauh dari los pasar terdapat Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang disediakan Pemkab Batola.

Baca juga: Kondisi Terkini Pasar Induk Handil Bakti Batola, Pedagang Mengaku Sepi Pembeli

Baca juga: Terapkan PPKM Level 4, Pemerintah Kabupaten Batola Tiadakan Lomba 17 Agustusan

Baca juga: Percepat Pengolahan Lahan, Petani Jagung Sido Makmur Batola Harapkan Alsintan

Baca juga: PPKM Level 4, Fotografer Wedding di Batola Berharap Job Tak Dibatalkan

"Penanganan sampah kurang maksimal. Terlebih lagi setelah pasar hari Minggu, itu pasti banyak berserakan," ungkapnya kepada Banjarmasinpost, Senin (16/8/2021). 

Hal lain yang dikeluhkan bersama pedagang lain yang masih bertahan, yakni belum ada lampu penerangan serta kesediaan air bersih yang memadai. 

Kesediaan air bersih yang baik memang sangat diperlukan pedagang karena sebagian dari mereka berjualan makanan. Mereka sangat memerlukan  saat membersihkan perabotan.

Untuk memenuhi itu, pedagang terlihat mengangkut air menggunakanember dari toilet umum yang ada di kawasan Pasar Handil Bakti tersebut.

Pedagang membawa ember untuk mengangkut air dari toilet umum di kawasan Pasar Induk Handil Bakti yang sepi di Kelurahan Handil Bakti, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (16/8/2021).
Pedagang membawa ember untuk mengangkut air dari toilet umum di kawasan Pasar Induk Handil Bakti yang sepi di Kelurahan Handil Bakti, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (16/8/2021). (BANJARMASINPOST.CO.ID/MUHAMMAD TABRI)

Mengenai semua itu, Suraji berharap ada tanggapan dinas terkait untuk melengkapinya, sehingga bedampak positif dan berpotensi mendatangkan minat pengunjung berbelanja. 

Warga Persada Raya ini juga tidak menampik bahwa beberapa bulan yang lalu sejumlah los yang disediakan sempat diisi pedagang, namun kemudian ditinggalkan karena sepi pembeli.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved