Breaking News:

Berita HST

VIDEO Pungli di Pasar Keramat Barabai, Dinas Perdagangan Tegaskan Pelaku Bukan Petugas Resmi

Dinas Perdagangan Kabupaten HST sebut ada premanisme di Pasar Keramat Barabai dan akan dilakukan penertiban. Diusulkan, mengaktifkan pos pengamanan.

Penulis: Hanani | Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UMKM, Sahruli menyatakan, modus pungli di Pasar Keramat Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), memang tak bisa dibantah.

Namun dia memastikan pelakunya di luar petugas resmi. "Mereka beraksi di saat petugas resmi belum datang,” kata Sahruli kepada Banjarmasinpost.co.id, Selasa (17/8/2021).

Mengenai pelakunya, hasil penyelidikan pihaknya adalah preman yang namanya belum bisa diidentifikasi.

“Pada 22 Juli 2021, Ombudsman Kalsel juga telah menyampaikan kepada kami  hasil investigasinya terkait pungli tersebut. Mereka merekomendasikan agar kami melakukan langkah persuasif,” katanya.

Dijelaskan Sahruli, jika ada keterlibatan petugas resmi, bisa dikategorikan pungli. Karena dilakukan pihak luar, menurutnya kategorinya adalah premanisme.

Baca juga: VIDEO Jembatan Gantung Dibangun Santri Aa Gym di Kabupaten HST Hampir Rampung

Baca juga: Ditinggalkan Pedagang, Blok Ikan dan Ayam di Pasar Keramat Barabai Mubazir

Terkait praktik premanisme tersebut, Dinas Perdagangan Kabupaten HST bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Pehubungan mengumpulkan jajaran UPTD Pasar, tim pengawas pasar dan pengawas parkir.

Semuanya menyertakan komitmen tidak melakukan pungli dan siap menandatangani surat pernyataan tidak melakukan praktik pungli.

Untuk itu, dibantu Kodim 1002 HST, sejak 3 Agustus 2021 bersama petugas dari pihak terkait melakukan penertiban terhadap pedagang yang berjualan di tempat terlarang.

“Sekalian saat itu mengumumkan larangan pungli dan premanisme. Larangan ini akan dibuat juga melalui spanduk yang dipasang di kawasan pasar,”katanya.

Menurut Sahruli, pasar adalah sebuah entitas yang kompleks. Selain menghadapi masalah sosial, juga rawan kriminal  hingga premanisme.

Baca juga: Puncak Titian Musang Desa Patikalain HST Kini Dilengkapi Spot Foto Menarik

Baca juga: Tata Ulang Pujasera Barabai, Dewan Minta Pemkab HST Bijak Terhadap Rakyat

Untuk itu, pihaknya membuat program Pati Padu Plus, yaitu penataan, dan penertiban pasar terpadu dengan partisipasi seluruh stake holder.

Diakui, saat ini belum ada pos keamanan di Pasar Hanyar atau Pasar Keramat Barabai. Padahal, dulu sebelum dibangun Pasar ATM di kawasan pasar ada pos polisi.

“Sekarang tidak diaktifkan lagi. Kami usulkan pos keamanan ini diaktifkan kembali dalam bentuk posko bersama. Selain Satpol PP, juga ada kepolisian dan anggota TNI yang bertugas di Posko,“ katanya. 

(Banjarmasinpost.co.id/Hanani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved