Breaking News:

HSU Mantap

Bupati dan Pimpinan DPRD Kabupaten HSU Tandatangani Perubahan APBD

Bupati Abdul Wahid HK dan pimpinan DPRD Kabupaten HSU tandatangani Perubahan APBD KUA PPAS TA 2021 dan TA 2022 di Kota Amuntai, Rabu (18/8/2021).

Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Alpri Widianjono
PEMKAB HSU
Bupati Drs H Abdul Wahid HK (dua dari kiri) menyaksikan pimpinan dewan menandatangani dokumen, setelah rapat paripurna di Gedung DPRD, Kota Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, menggelar rapat paripurna, Rabu (18/8/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Anggota DPRD Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, menggelar rapat paripurna, Rabu (18/8/2021).

Rapat di gedung dewan di Kota Amuntai, Kabupaten HSU, tersebut dipimpin Ketua DPRD, Almien Ashar Safari. Dihadiri Bupati HSU H Abdul Wahid HK, Sekretaris Daerah dan Kepala SKPD.

Agendanya, Penandatanganan Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA), Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2021 dan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2022 APBD.

Kemudian, Penandatanganan nota kesepakatan bersama Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) TA 2022 oleh Bupati dan dilanjutkan Ketua DPRD dan Wakil Ketua.

Bupati Drs H Abdul Wahid HK saat menandatangani dokumen, setelah rapat paripurna di Gedung DPRD, Kota Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, menggelar rapat paripurna, Rabu (18/8/2021).
Bupati Drs H Abdul Wahid HK saat menandatangani dokumen, setelah rapat paripurna di Gedung DPRD, Kota Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, menggelar rapat paripurna, Rabu (18/8/2021). (PEMKAB HSU)

Ketua DPRD menyampaikan, KUA dan PPAS APBD Tahun Anggaran 2022. Pendapatan daerah, yaitu sebesar sekitar Rp 928 miliar. Belanja  daerah yaitu sebesar Rp 1,2 triliun.

Untuk pembiayaan daerah penerimaan pembiayaan Rp 391,3 miliar, pengeluaran pembiayaan Rp 45 miliar,  pembiayaan netto Rp 346,3 miliar.

Perubahan KUA dan PPAS APBD TA 2021, yaitu pendapatan daerah Rp 1,2 triliiun, belanja daerah Rp 1,5 triliiun.

Pembiayaan daerah penerimaan pembiayaan Rp 392,9 miliar, pengeluaran pembiayaan Rp 0 dan pembiaayaan  netto Rp  392,9 miliar.

"Dengan telah ditandatanganinya nota kesepakatan KUA dan PPAS APBD TA 2022 hari ini, berarti kita telah melalui satu tahapan penting dalam siklus pembangunan daerah yang lebih baik lagi," tutup Almien. (aol/*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved