Berita HSU

Dampak Pandemi Covid-19, Penjualan Tanaman Hias di HSU Menurun

Beberapa jenis tanaman tempat populer dan memiliki harga jual yang sangat mahal, seperti jenis tanaman hias monstera atau dikenal dengan janda bolong

Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Edi Nugroho
Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati
Penjual bunga di bahu jalan di Jalan A Yani di pusat kota Amuntai Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Beberapa jenis tanaman tempat populer dan memiliki harga jual yang sangat mahal, seperti jenis tanaman hias monstera atau dikenal dengan janda bolong yang harganya sempat diangka ratusan ribu.

Namun saat ini jumlah pembeli tanaman hias tersebut sudah sangat jauh berkurang terlebih pada saat pandemi covid 19. Rahmani salah satu pedagang tanaman baik bunga ataupun buah mengatakan saat ini pendapatan jauh berkurang bahkan hingga 50 persen.

Rahmani berjualan menggunakan bahu jalan di Jalan A Yani di pusat kota Amuntai Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

Beberapa pedagang tanaman menggunakan bahu jalan untuk berjualan meskipun di area tersebut terdapat marka jalan larangan untuk parkir.

Baca juga: Tandatangani Nota Kesepakatan, Pj Gubernur Ingin Sungai Martapura Seperti Chao Phraya Thailand

Baca juga: 2,5 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Tiba di Indonesia, Mulai AstraZeneca, Sinovac hingga Pfizer

Baca juga: Balada Jadi Asisten Ruben Onsu, Bibi Nonie Ngaku Sempat Keluhkan Capek pada Ayah Betrand Peto

Namun karena hanya dilakukan satu minggu dua kali yaitu pada hari Kamis dan Minggu maka
warga sudah banyak yang mengetahui sehingga tidak mengganggu lalu lintas.

"Petugas biasanya hanya memberikan peringatan agar tidak menggunakan bahu Jalan terlalu banyak para pembeli juga kami imbau untuk memarkir sepeda motor di di bahu jalan tidak terlalu ke tengah," ujarnya.

Rahmani yang sudah berjualan bertahun-tahun di area tersebut mengaku sangat terbantu dengan diizinkannya berjualan di area tersebut karena bertepatan dengan hari Pasar Induk Amuntai yaitu hari Kamis maka banyak warga yang melintas di area tersebut.

tanaman yang dijual beraneka ragam dari bunga dengan harga puluhan hingga ratusan ribu sama juga dengan pohon dan buah-buahan yang harga bibitnya puluhan hingga ratusan ribu pula tergantung dari jenis dan ukuran.

Dina salah satu warga Amuntai mengatakan dengan adanya penjual atau pedagang tanaman yang tak jauh dari taman Putri Junjung buih memudahkannya untuk membeli berbagai macam jenis tanaman serta pupuk atau vitamin untuk tanaman yang ada di rumahnya.

"tidak harus bayar parkir seperti di pasar dan juga mudah untuk membelinya karena berada di pinggir jalan," ujarnya. (Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved