Breaking News:

Harga Emas Hari Ini

Harga Emas Hari Ini 20 Agustus 2021, Jelang Akhir Pekan Alami Penurunan

Harga emas turun jelang akhir pekan. Pekan ini harga emas bergerak di rentang sempit. Dalam sepekan, harga emas tercatat turun tipis 0,05%.

Editor: M.Risman Noor
Shutterstock
emas batangan 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Harga emas hari ini, Jumat (20/8/2021) mengalami penurunan.

Menuju akhir pekan, harga emas bergerak di rentang sempit. Dalam sepekan, harga emas tercatat turun tipis 0,05%.

Jumat (20/8) pukul 7.03 WIB, harga emas spot berada di US$ 1.778,85 per ons troi, turun dari US$ 1.780,38 per ons troi.

Harga emas melemah tipis 0,05% dari posisi pekan lalu.

Baca juga: Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, Emas Antam dan UBS Bergerak Stagnan di Hari Kemerdekaan RI

Baca juga: Harga Bitcoin Bakal Terus Naik, Kapitalisasi Aset Kripto Mencapai US$ 2 Trilliun

Harga emas kontrak Desember 2021 di Commodity Exchange pagi ini berada di US$ 1.781,20 per ons troi, turun 0,11% dari posisi penutupan perdagangan kemarin. Harga emas ini naik 0,17% dari posisi pekan lalu.

Ilustrasi emas batangan - Harga emas terkoreksi, karena kekhawatiran kesepakatan stimulus AS.
Ilustrasi emas batangan - Harga emas terkoreksi, karena kekhawatiran kesepakatan stimulus AS. (REUTERS/Toru Hanai/File Photo)

Dilansir kontan.co.id, Harga emas turun karena penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS).

Penguatan dolar menyebabkan harga emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lain. Penurunan harga emas tertahan kekhawatiran bahwa meningkatnya kasus Covid-19 akan memperlambat pertumbuhan global.

Membebani emas, dolar AS naik ke level tertinggi sembilan bulan setelah risalah dari pertemuan Fed Juli menunjukkan sebagian pejabat bank sentral AS berharap mereka dapat mengurangi stimulus tahun ini, meskipun konsensus tentang masalah-masalah utama lainnya tampak sulit dipahami.

"Satu-satunya hal yang belum jelas adalah kapan (taper) ini mungkin terjadi. Meskipun demikian, tapering sekali lagi telah dihitung dalam harga emas sekarang," kata analis Commerzbank Daniel Briesemann kepada Reuters.

Baca juga: PAD Kotabaru Menurun, Pemkab Ajak Investor Perumahan Berinvestasi di Bumi Saijaan

Data sebelumnya menunjukkan jumlah warga Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran turun ke level terendah 17 bulan pekan lalu.

Halaman
123
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved