Breaking News:

Berita Palangkaraya

Tarif Pemeriksaan Tes RT-PCR Turun Percepat Penanganan Covid-19 di Palangkaraya

Keputusan Pemerintah Pusat yang menurunkan harga pemeriksaan tes Reverse Transcription- Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) bisa mempercepat penanganan

Penulis: Fathurahman | Editor: Edi Nugroho
banjarmasinpost.co.id / faturahman
Petugas kesehatan Kalteng saat melayani warga untuk pemeriksaan kesehatan Covid-19 . 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA- Keputusan Pemerintah Pusat yang menurunkan harga pemeriksaan tes Reverse Transcription- Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) bisa mempercepat penanganan Covid-19, karena harga tes semakin murah.

Bagi warga Palangkaraya, Kalimantan Tengah yang ingin bepergian keluar pulai naik pesawat menyambut baik kebijakan tersebut."Saya naik pesawat lebih ringan biayanya, karena harga RT-PCR Rp525.000 ribu lebih murah dari sebelumnya. Ini, sangat membantu warga untuk belergian naik pesawat," ujar H Nurdiasnyah, Minggu (22/8/2021).

Meskipun harga Pemeriksaan RT-PCR telah diturunkan, petugas kepolisian yang melakukan penjagaan di Bandara Tjilik Riwut bersama perugas lainnya masih tetap melakukan pemeriksaan surat keterangan sehat RT-PCR yang diwajibkan kepada setiap calon penumpang pesawat yang ingin ke jakarta maupun surabaya dan Yogyakarta.

Sementara itu, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Palangkaraya secara resmi menurunkan harga sekali tes PCR menjadi Rp 525 ribu, sesuai dengan surat edaran Kementerian Kesehatan Nomor HK.02.02/I/2845/2021 tentang batas tarif tertinggi pemeriksaan Reserve Transcrption Polymerase Chain Reaction (RT-PCR).

Baca juga: Tarif PCR Turun, Penumpang Pesawat di Bandara Syamsudin Noor Masih Sepi 

Baca juga: Tarif PCR Turun, Begini Respon Pengusaha Travel di Kalsel

Baca juga: Tarif PCR Masih Lebih Mahal dari Tiket, Klinik Bandara Syamsudin Noor Tunggu Aturan Kemenkes

Baca juga: Tarif PCR Kini Turun, Kemenkes Tetapkan Rp 495 Ribu untuk Jawa dan Bali

Wali Kota Palangkaraya , Fairid Naparin, menyambut baik instruksi pemerintah pusat, mengenai penurunan tarif untuk tes PCR tersebut karena turut membantu dalam mempercepat penanganan Covid-19 yang hingga saat ini masih terus dilakukam oleh Satgas Penanganan Covid-19 Kota Palangkaraya.

"Terus terang saja, selama ini masalah harga RT-PCR ini, memang menjadi kendala untuk bisa menjalankan testing, karena biaya yang cukup tinggi cukup memberatkan masyarakat terutama yang ekonomi lemah.Kami akan sosialisasikan ke laboratorium-laboratorium RT- PCR agar bisa segera menyesuaikan tarif,” ujarnya. (banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved