Breaking News:

Pesona Gua Liang Riamadungan Tala

Wisata Kalsel, Pelancong dari Luar Tala Mulai Banyak Mendatangi Gua Liang Riamadungan

Meski belum begitu banyak, namun kunjungan wisatawan ke Gua Liang Riamadungan Tala mulai mengalir.

Penulis: Idda Royani | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/roy
Rombongan Dinas Pariwisata Tala bersantai di Puncak Pesona pada kegiatan eksplorasi potensi wisata, beberapa pekan lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Sejak dikelola dan dibuka untuk umum sekitar tiga tahun lalu, keberadaan objek wisata Gua Liang Kuda-kuda Batu Besar di Desa Riamadungan, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), mulai dikenal publik.

Meski belum begitu banyak, namun kunjungan wisatawan mulai mengalir.

Selain dari warga Tala, pengunjung dari luar Tala juga mulai sering berdatangan.

"Kalau yang sering dari Kabupaten Tanahbumbu, terutama warga Batulicin," sebut Iriansyah, ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pesona Alam Desa Riamadungan, Minggu (22/8/2021).

Baca juga: Wisata Kalsel, Gua Liang Riamadungan Tala Masih Alami, Ruangannya Luas Mampu Tampung Ratusan Orang

Baca juga: Wisata Kalsel, di Era 80-an Gua Liang Riamadungan Tala Dipenuhi Sarang Burung Walet

Ia mengatakan pihaknya tiap saat siap mengantarkan dan mendampingi pelancong yang datang.

Beberapa orang pemandu juga telah disiapkan dan semuanya telah terlatih dan menguasai medan.

Salah satu pemandu, Aulia Rahmawati, mengaku cukup sering mengantarkan pelancong menjelajahi gua-gua di Gunung Liang seperti Gua Liang Kuda-kuda Batu Besar.

Termasuk mendaki puncak gunung yang dinamai Puncak Pesona.

Baca juga: Wisata Kalsel, Jarak Gua Liang Riamadungan Tala Setengah Jam dari Permukiman

Baca juga: Wisata Kalsel, Di Ujung Gua Liang Riamadungan Tala Embusan Udara Bak di Pantai

Baca juga: Wisata Kalsel, Gua Liang Riamadungan Tala Terhubung ke Puncak Pesona, Panoramanya Segarkan Jiwa Raga

"Alhamdulillah sejauh ini lancar-lancar saja. Tanjakannya memang lumayan curam.di beberapa tempat. Terpenting selalu hati-hati dan fokus pasti sampai ke puncak," sebur Aulia.

Ia mengaku menjadi pemandu (guide) wisata Gnunung/Gua Liang sejak beberapa tahun lalu.

"Sejak wisnaya dibuka sekitar tahun 2018 lalu," tandas remaja belasan tahun ini.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved