Breaking News:

Sidang Kasus Korupsi Mantan Mensos

Hakim Vonis 12 Tahun Penjara, Hukuman Mantan Mensos Juliari Batubara Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa

Mantan Menteri Sosial Juliari Batubara divonis 12 tahun penjara dan denda Rp 500 juta oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta.

Editor: M.Risman Noor
tangkapan layar youtube KPK/RI
mantan menteri sosial Juliari Batubara mengikuti persidangan kasus korupsi via live streaming, Senin (23/8/2021) 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Hukuman diterima mantan menteri sosial Juliari Batubara lebih berat dari tuntutan Jaksa.

Diketahui di persidangan sebelumnya Jaksa KPK menuntut terdakwa Juliari Batubara dengan hukuman 11 tahun penjara.

Hari ini di siang vonis terhadap Juliari Batubara diputuskan majelis hakim Tipikor dengan 12 tahun penjara, Senin (23/8/2021).

Majelis hakim menilai Juliari terbukti melanggar Pasal 12 huruf a Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dalam UU RI Nomor 20 Tahun 2001.

Baca juga: Link Live Streaming Sidang Putusan Mantan Mensos Juliari Batubara, Jaksa Tuntut 11 Tahun Penjara

Baca juga: Sosok Juliari Batubara yang Minta Dibebaskan dari Kasus Korupsi Bansos, Punya Harta Rp 47 M

"Menyatakan terdakwa, Juliari P Batubara secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut, sebagaimana dakwaan alternatif kesatu," ujar Ketua Majelis Hakim Muhammad Damis dalam persidangan virtual yang ditayangkan melalui akun YouTube Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menteri Sosial Juliari Batubara saat memdberikan keterangan pers di Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) Tahun 2019 di eks kantor Gubernur Kalsel, di Jalan Jenderal Sudirman, Kamis (19/12/19).
Menteri Sosial Juliari Batubara saat memdberikan keterangan pers di Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) Tahun 2019 di eks kantor Gubernur Kalsel, di Jalan Jenderal Sudirman, Kamis (19/12/19). (banjarmasinpost.co.id/edi nugroho)

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara 12 tahun dan pidana denda Rp 500 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti pidana kurungan 6 bulan," ucap hakim.

Dilansir kompas.com, Selain itu, hakim juga menjatuhkan pidana tambahan untuk membayar uang pengganti sejumlah Rp 14.590.450.000 atau sekitar Rp 14,59 miliar.

Jika tidak diganti, maka bisa diganti pidana penjara selama 2 tahun. Hakim juga mencabut hak politik atau hak dipilih terhadap Juliari selama 4 tahun.

Adapun vonis ini lebih berat dibandingkan tuntutan jaksa KPK. Sebelumnya, politisi PDI Perjuangan itu dituntut 11 tahun dan denda Rp 500 juta subsider enam bulan kurungan oleh Jaksa KPK.

Baca juga: Juliari Batubara Dituntut 11 Tahun Penjara, Begini Perjalanan Kasus Bansos Covid-19 yang Bikin Geger

Jaksa menilai Juliari terbukti menerima suap dalam pengadaan paket bansos Covid-19 wilayah Jabodetabek 2020 sebesar Rp 32,48 miliar.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved