Breaking News:

DJP Kalselteng

10 KPP di wilayah kerja Kanwil DJP Kalselteng Blokir 32 Wajib Pajak,  Nilai Tunggakan Rp 41,2 Miliar

10 KPP di wilayah kerja Kanwil DJP Kalselteng telah melakukan kegiatan penagihan dengan melakukan pemblokiran rekening yang dilaksanakan serentak

Editor: Hari Widodo
DJP Kalselteng
Pemblokiran rekening wajib pajak oleh KPP yang dilakukan bekerja sama dengan salah satu perbankan di Kalimantan Selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Salah satu tugas dari Direktorat Jenderal Pajak adalah memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada Wajib Pajak untuk memenuhi kewajiban perpajakannya, sehingga kepatuhan pajak semakin meningkat.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Wajib Pajak yang telah melaksanakan kewajibannya dengan baik,"Lena Hayati, Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Kalselteng, Senin (23/8/2021), pada Kamis 19 Agustus 2021 pukul 10.00 Wita,

Lena mengungkapkan, tugas Direktorat Pajak juga terkait dengan penagihan pajak. Kegiatan ini merupakan serangkaian tindakan agar penanggung pajak melunasi utang pajak dan biaya penagihan pajak dengan menegur atau memperingatkan.

Kemudian, melaksanakan penagihan seketika dan sekaligus, memberitahukan Surat Paksa, melakukan pemblokiran, mengusulkan pencegahan, melaksanakan penyitaan, melaksanakan penyanderaan, termasuk menjual barang yang telah disita.

Disampaikan Lena, saat ini 10 KPP di wilayah kerja Kanwil DJP Kalselteng telah melakukan kegiatan penagihan dengan melakukan pemblokiran rekening yang dilaksanakan secara serentak pada Lembaga Jasa Keuangan di masing-masing wilayah.

"Pemblokiran dilakukan terhadap 32 Wajib Pajak yang tidak patuh dalam pelunasannya dengan total nilai tunggakan sebesar Rp 41.218.509.761,"bebernya.

Apabila dari hasil pemblokiran rekening dananya tidak mencukupi maka akan dilakukan tindakan penagihan lainnya sebagaimana ketentuan yang berlaku.

Kegiatan penegakan hukum ini akan terus dilakukan terhadap Wajib Pajak yang tidak mempunyai itikad baik dalam pelunasan tunggakan pajaknya.

Mari bersama sama menjadi wajib pajak yang patuh dan berkontribusi bagi pembangunan dan
perekonomian negara. (AOL)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved