Berita Banjarmasin

Orangtuanya Jadi Korban Covid-19, Puluhan Anak di Banjarmasin Terdata Jadi Yatim Piatu Sejak Pandemi

Puluhan anak di Banjarmasin kini menjadi yatim piatu setelah orang tuanya menjadi korban Covid-19

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Hari Widodo
Foto Dinkes Banjarmasin
ILUSTRASI-Jenazah dokter yang meninggal terkonfirmasi positif Covid-19 dan disalatkan di halaman Kamar Mayat RSUD Ulin Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Lebih dari sepekan terakhir, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin mulai membuka pendataan terhadap anak yang orangtuanya meninggal akibat Covid-19.

Pendataan dilakukan dengan cara mengisi data melalui google form yang disediakan oleh Dinas Sosial (Dinsos) Banjarmasin.

Kegiatan pendataan ini sendiri menindaklanjuti instruksi dari pemerintah pusat agar seluruh kabupaten dan kota, terkait rencana pemberian bantuan untuk anak-anak yang orangtuanya meninggal akibat Covid-19.

Dan hingga hari ini Selasa (24/8/2021), tercatat sudah ada sebanyak 29 anak yang terdata, dan hal ini disampaikan oleh Kepala Dinsos Banjarmasin, Iwan Ristianto.

Baca juga: Sekda Banjarbaru Beri Bantuan kepada Anak yang Orangtunya Meninggal Akibat Covid-19

Baca juga: Anak Usia Kurang 12 Tahun Dilarang Naik Pesawat, Syarat Perjalanan Selama PPKM 17-23 Agustus 2021

"Sudah ada 29 anak yang masuk pendataan. Baik itu yang ditinggal ayahnya atau ibunya karena Covid-19. Atau keduanya," ucap ujarnya saat ditemui di Balai Kota.

Ditambahkan Iwan, data yang terkumpul nantinya akan diverifikasi kembali bersama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) untuk dilakukan pencocokan.

"Sebelum kita serahkan ke Kementerian Sosial akan kita verifikasi dan cocokan lagi datanya. Apakah anak bersangkutan masih tinggal di Banjarmasin atau sudah tidak lagi," katanya.

Disinggung mengenai bantuan yang akan disalurkan oleh pemerintah kepada anak-anak yang masuk dalam data tersebut, Iwan pun mengaku belum mengetahui secara pasti.

"Belum ada arahan bentuk bantuannya. Tapi kemungkinan semacam tali asih," ungkapnya.

Selain untuk keperluan Pemerintah Pusat, data tersebut lanjut Iwan, juga akan menjadi data base penyaluran bantuan dari Pemko Banjarmasin.

Apalagi selama ini Pemko Banjarmasin belum pernah memberikan bantuan kepada mereka dan hanya terpaku pada warga Banjarmasin yang terdampak Covid-19.

"Akan kita jadikan data base Pemko untuk langkah kebijakan Wali Kota memberikan bantuan apa yang cocok untuk mereka," katanya.

Baca juga: Targetkan 200 Vaksin, Vaksinasi di Polresta Banjarmasin Sasar Anak Dibawah 18 Tahun Hingga Lansia

Iwan pun menargetkan, bahwa proses verifikasi anak akan rampung dan diusulkan akhir Agustus ini, untuk gelombang pertama. Kemudian akan diusulkan untuk gelombang selanjutnya.

"Google Form itu akan selalu kita buka. Jadi bagi warga ingin mengusulkan akan terus kita tampung," pungkasnya.(banjarmasinpost.co.id/frans rumbon)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved