Berita Banjarmasin

Kuatkan Pangan Pondok Pesantren di Masa Pandemi Covid-19, ACT Kalsel Bagikan Seribu Paket Beras

tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) Cabang Kalsel tergerak untuk membantu para santri yang menimba ilmu di ponpes Nuzhatul Muttaqin

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Hari Widodo
ACT Kalsel untuk Bpost
Penyerahan bantuan beras di Ponpes Tahfidz Qur’an Raudhatul Mutaallimin Annahdiyah oleh ACT Kalsel, Rabu (25/8/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dampak pandemi covid-19 dan bencana banjir di Kalimantan Selatan, tak hanya dirasakan oleh masyarakat umum.

Akan tetapi juga dirasakan pengaruhnya oleh beberapa pondok pesantren di Kalsel. Satu di antaranya Pondok Pesantren (Ponpes) Nuzhatul Muttaqin, yang berlokasi di Desa Tabing Rimbah RT 11 Ray 7 Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala. 

Untuk menuju ponpes ini, membutuhkan waktu sekira satu jam dari Kota Banjarmasin. Lokasi ponpes ini sangat terpencil, bahkan akses jalannya pun cukup jauh dari kata layak. 

Bahkan, ponpes ini juga sempat terendam saat bencana banjir di Kalsel pada Januari 2021 silam. Sehingga sempat menghambat aktivitas ponpes selama satu bulan lamanya.

Baca juga: Kapolres Banjarbaru Berkunjung Ke Ponpes Wali Songo Banjarbaru, Begini Kata Gus Hamid

Baca juga: Geliat Usaha Ayam Petelur di Ponpes Nurul Muhibbin Halong Balangan

Baca juga: Sumur Tercemar Solar, Santri Ponpes Darul Ulum Martapura Terpaksa Beli Air Bersih

Melihat realita ini, tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) Cabang Kalsel tergerak untuk membantu para santri yang menimba ilmu di ponpes ini. 

Bantuan sendiri berupa distribusi seribu beras untuk santri di Kalsel, yang mana ponpes yang merupakan hasil swadaya masyarakat ini, merupakan satu di antara sasaran distribusi beras.

Ustaz Sibawaihi, pengajar di Ponpes Nuzhatul Muttaqin mengaku terkejut saat mendapatkan bantuan beras tersebut.

"Tidak disangka-sangka, bahkan seluruh pengurus heran saat ada ratusan karung yang datang," kata Sibawaihi.

Kendati demikian, ustaz Sibawaihi mengucapkan terima kasih atas bantuan beras yang disalurkan tim ACT Kalsel ke ponpesnya. 

Menurut Sibawaihi, tercatat ada 200 santri yang menimba ilmu di ponpes ini, dengan dukungan 19 orang pengurus. 

"Insya Allah, bantuan beras ini akan digunakan sebaik-baiknya untuk seluruh santri di ponpes ini," tambah Sibawaihi.

Tak hanya Ponpes Nuzhatul Muttaqin, bantuan seribu beras ini juga disalurkan ke dua ponpes lainnya. 

Yaitu Ponpes Nurul Hidayah di Desa Lok Baintan, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar di hari yang sama, dan Ponpes Tahfidz Qur’an Raudhatul Mutaallimin Annahdiyah (RMA) Kota Banjarbaru.

Staf Program ACT Kalsel Muhammad Rizki memaparkan, total ada 1.000 paket beras yang disalurkan ke tiga ponpes ini. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved