Breaking News:

Tajuk

Percepat Vaksinasi Pelajar

Pemerintah memutuskan kembali menyetop pembelajaran tatap muka karena angka kasus Covid-19 kembali melonjak.

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pandemi Covid-19 benar-benar membuat dunia pendidikan sangat terdampak. Pembelajaran secara daring sebagai pengganti pembelajaran tatap muka yang ditiadakan, dirasakan tak bisa memberikan hasil yang maksimal.

Beberapa waktu lalu, sempat datang angin segar yang memberikan harapan besar terhadap dunia pendidikan. Pembelajaran tatap muka bisa dibuka karena Covid-19 di Banua melandai.

Pelajar, para guru dan orangtua begitu antusias menyambutnya karena anak-anak kembali bisa menimba ilmu di sekolah meskipun masih ada pembatasan waktu belajar.

Namun apa daya, ini hanya berlangsung tak lebih dari dua pekan. Pemerintah memutuskan kembali menyetop pembelajaran tatap muka karena angka kasus Covid-19 kembali melonjak.

Hingga saat ini, para siswa masih belajar secara daring dan mereka tidak tahu ini berlangsung sampai kapan karena wabah Covid-19 belum ada tanda-tanda mereda.

Baru-baru ini, angin segar kembali datang dari Presiden Joko Widodo. Presiden kembali memperbolehkan dibukanya pembelajaran tatap muka. Tapi syaratnya, semua siswa sudah harus mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo tersebut, pemerintah daerah mestinya merespons mengambil langkah cepat. Karena angka vaksinasi siswa di Banua saat ini bisa dibilang sangat kecil. Misalnya saja di Banjarbaru. Hingga saat ini hampir belum ada sama sekali siswa yang sudah vaksin, karena minimnya pasokan.

Tapi, terlepas dari ketersediaan vaksin, minimal pihak terkait, entah itu Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan pihak sekolah dari sekarang sudah ancang-ancang dan bergerak saling berkoordinasi terkait data siswa yang divaksin dan bersama-sama menyiapkan pelaksanaannya.

Selain itu, pihak sekolah mungkin bisa lebih dulu melakukan survei kepada orangtua siswa apakah bersedia anaknya divaksin atau tidak. Jadi ketika vaksin sudah tersedia, vaksinasi langsung dilaksanakan tanpa harus menunggu. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved