Breaking News:

Berita Tala

Heboh Video Viral Ular 'Raksasa' di Mekarsari, Begini Hasil Penelusuran Polsek Kintap

Video viral ular piton 'raksasa' yang disebut-sebut berlokasi di Desa Mekarsari, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kal

Penulis: Idda Royani | Editor: Edi Nugroho
SCREENSHOOT VIDEO KIRIMAN WITONO.
Inilah penampakan ular piton 'raksasa' di Desa Mekarsari, Kintap, Tala. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Video viral ular piton 'raksasa' yang disebut-sebut berlokasi di Desa Mekarsari, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), hingga kini masih ramai jadi pembicaraan warganet.

Belakangan sejumlah warganet mulai meragukan validitas video tersebut. Bahkan ada yang menyebut video itu hoaks.

Kapolres Tala AKBP Rofiqoh Yunianto melalui Kapolsek Kintap Iptu Agus Apriyoga mengatakan pihaknya telah turun ke lapangan guna menelusuri video tersebut.

"Ada kemarin anggota kami, Aiptu Marhadi turun ke Desa Mekarsari," ucap Apriyoga kepada banjarmasinpost.co.id, Kamis (26/8/2021).

Baca juga: Heboh Ular Piton Raksasa di Mekarsari Kintap, Kades Sebut Dulu Pernah Muncul Saat Banjir

Baca juga: Lihat Keanehan Ular Temuan Panji Petualang ini, Fisiknya Jauh Beda dari King Kobra Garaga

Baca juga: Beda Kondisi Ular Garaga dan King Kobra Goldi, Panji Petualang Beri Terapi Khusus

Dihubungi terpisah, Aiptu Marhadi menuturkan pada Rabu kemarin dirinya bersama sejumlah warga Mekarsari ke Desa Mekarsari. Tujuannya menelusuri lokasi yang tampak pada video viral tersebut.

Bagaimana hasilnya? "Kami sudah mencari-cari lokasi sebagaimana yang ada di video itu, dimana di situ terlihat ada beberapa pohon karet dan pepaya kecil. Tapi kami tidak menemukannya," jelas Marhardi.

Karenanya, ia menegaskan video tersebut tidak berada di wilayah Desa Mekarsari. "Kalau videonya (ular) benar saja, namun tempatnya bukan di Mekarsari. Bisa jadi di tempat lain, entah itu dimana," tegasnya.

Selanjutnya pihaknya akan berusaha mencari pihak yang mengirimkan video tersebut kepada warga Mekarsari. Tujuannya untuk menanyakan ihwal kebenaran video itu.

"Sejauh ini beberapa warga Mekarsari hanya mengatakan mendapat kiriman video. Katanya video itu direkam seorang pemancing dari Sungaidanau (Kabupaten Tanahbumbu). Belum ada informasi siapa nama pemancing itu," tandasnya.

Sebelumnya saat dihubungi via telepon, Kades Mekarsari mengatakan video tersebut berada di wilayah desanya yakni dekat konveyor tambang dan video itu hasil shoot sejak sekitar dua pekan lalu. Video itu dikatakannya didapat dari pemancing dari Sungaidanau.

Dikatakannya, beberapa waktu lalu saat banjir melanda kampungnya, warga ada yang mengaku pernah melihat ular piton berukuran besar layaknya ular piton yang ada pada video tersebut. Dimungkinkan karena habitat satwa itu kebanjiran sehingga kemudian keluar mencari tempat yang aman.

Mengenai hal itu, Marhadi mengatakan semua kemungkinan bisa saja terjadi. "Yang jelas hasil penelusuran kami ke lapangan, tidak menemukan lokasi yang ada di video itu," tandasnya.
(Banjarmasinpost.co.id/idda royani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved