Breaking News:

Berita Banjar

Kehabisan Uang, Warga Daha Utara HSS Ini Nekat Gasak Kotak Amal Masjid

Kepepet kehabisan uang, pemuda asal Sungai Mandala, Rt 01, Rw 01, Daha Utara, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan nekat lakukan pe

Penulis: Siti Bulkis | Editor: Edi Nugroho
Kapolsek Simpang Empat
Pelaku S diamankan ke Polsek Simpang Empat setelah aksi nekadnya gasak kotak amal Masjid Syasul Huda ketahuan warga Desa Batu Balihan, Rt 04, Simpang Empat, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, SIMPANG EMPAT - Kepepet kehabisan uang, pemuda asal Sungai Mandala, Rt 01, Rw 01, Daha Utara, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan nekat lakukan pencurian, Rabu (25/8/2021).

Namun, aksi nekat S (21) menuai apes diketahui warga Desa Batu Balihan, Rt 04, Simpang Empat, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Sekitar pukul 01.00 wita, ungkap Kapolres Banjar, AKBP Doni Hadi Santoso melalui Kapolsek Simpang Empat, Iptu Vidi Zulkifli, saksi Agus Purwanto (26) mendengar suara pukulan seperti orang sedang memukul besi dari arah Masjid Syamsul Huda.

"Merasa penasaran, saksi Agus pun menghampiri sumber bunyi ke arah masjid dan di sana dirinya melihat seorang pria tengah berusaha membongkar kotak amal Masjid Syamsul Huda yang di ketahui jumlah nominal isinya Rp 405.700," ungkap Vidi menceritakan tindak pencurian dengan pemberatan, Kamis (26/7/2021)

Baca juga: Pencurian di Banjarmasin, IRT Diringkus, Curi Susu Formula di Indomaret Dimasukkan ke Baju

Baca juga: Pencurian di Kalteng, 2 Pemuda Angkut Barang Elektronik dari Rumah Kosong di Sampit

Baca juga: Pencurian di Kalteng, Pembobol Rumah di Sinar Fajar Sampit Diamankan Polsek Ketapang

Baca juga: Pencurian di Banjarmasin, 12 Orang Pencuri Kabel Telkom Digulung

Melihat hal tersebut, Agus langsung menghubungi saksi Yadi (37) dan menceritakan bahwa kotak amal Masjid Syamsul Huda dibongkar seseorang tak dikenal.

Lantas, Yadi yang baru menerima kabar bergegas mendatangi Agus dan kemudian keduanya beserta warga Desa Batu Balian langsung mengepung serta menangkap pelaku S yang saat itu berupaya melarikan diri.

"Yang bersangkutan sempat berupaya kabur melarikan diri. Namun, berhasil dihalau (dihalangi) warga," kata dia.

Berdasarkan pengakuan pelaku saat di intrograsi, dirinya menyatakan terpaksa melakukan aksi nekat tindak pencurian dengan pemberatan tersebut dikarenakan kehabisan uang untuk pulang.

Atas aksi nekatnya pelaku S beserta barang bukti uang, obeng, bilah potongan parang dari besi, sepeda motor Honda CBR hitam, tas ransel merek Ninnda hijau lumut dan tas kecil merek Auto 2000 hitam diamankan ke Polsek Simpang Empat untuk proses penyidikan dan mempertanggung jawabkan perbuatannya sebagaimana Pasal 363 Ayat 1 ke 3e, 5e KUHPidana dengan ancaman paling lama lima tahun.
(Banjarmasinpost.co.id/Siti Bulkis)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved