Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Pasokan Ikan Haruan untuk Lokal Masih Kurang, Pemprov Kalsel Kembangkan Kampung Haruan

Pemprov kalsel membangun kampung haruan di beberapa Kabupaten untuk meningkatkan pasokan ikan haruan dari budidaya

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Hari Widodo
DISKOMINFO KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN
Ilustrasi-Kolam tempat budi daya ikan haruan (gabus) dikunjungi Bupati Drs H Achmad Fikry di Desa Asam, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, Rabu (7/7/2021). 

BANJARMASINBPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kebutuhan ikan haruan atau ikan gabus untuk memenuhi kebutuhan lokal terbilang cukup tinggi.

Bahkan ada wacana untuk ekpor Albumin dari ekstrak haruan ke luar negeri. Karena itu, Pemprov Kalsel mendorong budidaya Haruan.

Untuk saat ini, produksi ikan Haruan dari hasil budidaya pada tahun 2020 hanya 10.988 ton. Sementara kebutuhan pertahun di Kalsel sebesar 133.000 ton. Artinya produksi ikan haruan di Kalsel sangat kurang sekali. 

Jangan heran,  dari sektor bisnis budidaya ikan haruan ini cukup menjanjikan. Sebab permintaan ikan Haruan ini  terus meningkat. Bahkan ikan Haruan selalu menjadi penyumbang Inflasi di Kalsel.

Baca juga: Menjanjikan, Ekspor Albumin Ikan Haruan dan Sarang Walet dari Kalsel

Baca juga: Bupati H Achmad Fikry Kunjungi Warga Desa Asam Kabupaten HSS yang Budidayakan Ikan Haruan

Permintaan ikan Haruan yang sangat besar itu, ternyata tidak bisa tercukupi dari hasil tangkapan liar atau budidaya dari Kalsel saja.  Untuk menutupi kekurangan, Haruan didatangkan dari provinsi tetangga yaitu Kalteng.

Melihat potensi ikan haruan di air tawar ini, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi dan bersinergi dengan Dinas Perikanan kabupaten/kota sudah mulai bergerak  dan membikin  terobosan dengan  membuat Kampung Haruan.

Bahkan, menurut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel, Rusdi Hartono, Dinas sudah 
mulai membikin kampung ikan komoditas lokal di beberapa kabupaten di Kalsel seperti di Batola, Banjar, HSS, HST dan HSU. 

Baca juga: Paling Banyak Dicari di TPI RK Ilir Banjarmasin, Ikan Haruan Jadi Primadona

Baca juga: Ikan Haruan Langka dan Mahal, Penjual Ketupat Beralih ke Ikan Toman

"Nah, dengan terbentuknya kampung Haruan maka diharapkan ketersediaan ikan tersebut di Kalsel bisa terpenuhi, minimal bisa mengurangi pasokan dari luar provinsi. Jadi kami saat ini sedang menggalakkan budidaya Haruan di Kalsel. Insyaallah tahun depan, kita sudah bisa memenuhi kebutuhan pasar,” kata dia. 

Bahkan diperoleh informasi bahwa Kalsel bakal memperbesar dan memusatkan budidaya ikan haruan di Mandiangin dan Bahkan kedepan dirancang untuk pembuatan oleh pabrik Albumin di Kalsel.

(banjarmasinpost /nurholis huda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved