Breaking News:

Berita Banjarbaru

Gagal Kuliah Saat Ayah Ibu Meninggal Terpapar Covid-19, Azza Terharu Dapatkan Beasiswa

Rasa bahagia dan haru tidak bisa di bendung Azza Ilman Kustianto (18) si sulung yang kehilangan ayah ibu akibat Covid-19 saat dapatkan beasiswa

Penulis: Khairil Rahim | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/khairil rahim
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XI Kalimantan Prof. Ir. H. Udiansyah, MS., Ph. D menyerahkan beasiswa kepada Azza, Jumat (27/8/2021) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU-Rasa bahagia dan haru tidak bisa dbendung Azza Ilman Kustianto (18) si sulung anak dari Dwi Kustianto dan Sarjiyah yang meninggal akibat Covid-19 beberapa waktu lalu.

Keinginannya untuk melanjutkan kuliah di Universitas Lambung Mangkurat (ULM) bisa terwujud berkat bantuan dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XI Kalimantan.

Sebelumnya Azza sudah dinyatakan lulus di ULM. Namun, karena sibuk mengurus orangtuanya yang sakit pembayaran adminitrasi tidak dilakukan sehingga dia gagal kuliah.

Orangtua Azza pun akhirnya meninggal dunia. Diawali sang ibu Sarjiyah terlebih dahulu berpulang pada 29 Juli 2021 di RS Ratu Zalecha Martapura disusul ayahnya, Dwi Kustianto meninggal pada 3 Agustus lalu di RS Ciputra Banjarmasin.

Baca juga: Dua Nakes RSD Idaman Banjarbaru Kalsel Meninggal Akibat Covid-19, Satu Sedang Hamil Tua

Baca juga: Data Anak Yang Orangtuanya Meninggal Kena Covid-19, Dinsos HSS Tunggu Data Rumah Sakit

Baca juga: Ditinggal Kedua Orangtua yang Meninggal Karena Covid-19, Kini 4 Anak di Banjarbaru Ini Diasuh Nenek

Melihat kemalangan sulung empat bersaudara itu, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XI Kalimantan pun mendatangi rumah Azza di Jalan Komplek Sumber Indah Jalan Kelurahan Mentaos Banjarbaru.

Azza didampingi tiga adiknya Sabrina Sabilillah Kustianto(15) Aqila Salsabila Kustianto (8) dan si bungsu Kansha Arsila Kustianto (3,5), nenek Kusmiaty dan sang Tante Tarti menerima kedatangan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XI Kalimantan Prof. Ir. H. Udiansyah, MS., Ph. D.

"Kami memberikan bantuan untuk Azza  Kami menyerahkan bantuan uang tunai Rp. 5 juta dari PTS PTS se-kalimantan"kata Udiansyah Jumat (27/8/2021) siang.

Udiansyah menambahkan pihaknya juga akan memfasilitasi Azza untuk mendapatkan beasiswa KIP Kuliah, dia bebas biaya pendidikan selama 4 tahun program sarjana.

"Selain itu diberi biaya hidup per bulan yang besarnya antara Rp 800 ribu - 1 juta rupiah," kata dia.

Udiansyah sendiri mengaku belum tahu kemana Azza akan memilih tempat kuliah.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved