Breaking News:

Kriminalitas HST

Narkoba Kalsel : Jual Sabu di Pondok, 4 Pengedar di Pamangkih HST Gagal Kabur Saat Digerebek Polisi

Empat pria diduga pengedar sabu di RT 5 Desa Pemangkih HST Kalsel berhasil dibekuk oleh jajaran Satresnarkoba Polres HST di sebuah pondok

Penulis: Hanani | Editor: Hari Widodo
Humas Polres HST untuk BPost
Empat tersangka pengedar sabu di Rt 05 Desa Pamangkih Kecamatan Labuanamas Utara Hulu Sungai Tengah yang ditangkap di pondok yang selama ini dijadikan transaski jua beli sabu Kamis (26/8/2021)  

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Satuan Reserse Narkoba Polres Hulu Sungai Tengah berhasil membekuk empat pria yang diduga pengedar sabu di Rt 05 Desa Pamangkih, Kecamatan Labuanamas Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalsel.

Peristiwa itu terjadi Kamis 26 Agustus 2021 pukul 16.30 wita di sebuah pondok (sebutan untuk bangunan kecil), yang mereka jadikan sebagai “Kios” untuk berjualan dan memakai sabu.

Empat tersangka tersebut, JR (29), SL (27), AL (41)  dan MT (34) tinggal di alamat yang sama yaitu di Rt 05 Rt02 Desa Pamangkih.

Mereka terciduk saat anggota Satres Narkoba melakukan penggerebekan di pondok tersebut, setelah sebelumnya melakukan penintaian.

Baca juga: Warga Kalsel Bersama 40 Kg Sabu dan 4 Ribu Pil Ekstasi Diamankan di Makassar

Baca juga: Narkoba Kalsel : Ditangkap di Depan Kamar Kost di Banjarbaru, Pria Balangan Ini Terbukti Bawa Sabu 

Baca juga: Narkoba Kalsel : Duet Jualan Sabu di Banjarbaru, Pasutri Banjarmasin Ini Diringkus di Kamar Kos

Kasi Humas Polres HST Iptu Soebagiyo Jumat (27/8/2021) menjelaskan, hasil penggeledahan di pondok itu ditemukan barang bukti berupa 35 paket yang diduga sabu yang sudah dikemas plastic klep.

Adapun berat bersihnya, 6,65 gram. Selain sabu, juga diteukan perangkat menyabu, seperti pipet yang ddalamnya diduga masih ada sisa sabunya.

Bong dan sedotan, pipt kaca, korek api gas, satu pak  plastik klip, serok dari sedotan. Kemudian barag lainnya berupa kotak senter, dua timbangan digital, telepon genggam, uang tunai Rp. 3.600.000 serta barang bukti lainnya.

“Tersagka sudah dibawa ke Mapoles untuk proses hukum. Termasuk barang bukti sudah disita,”kata Soebagiyo.

 Atas perbuatanya, para tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (2) Sub 112 Ayat (2) Sub 132 UU RI Nomor  35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Mengenai kronologis penggerebekan, Kasatres Narkoba AKP Lamris Manurung, yang dikonfirmasi banjarmasinpost.co.id menjelaskan, setelah mendapat informasi masyarakat, pihaknya melakukan penyelidikan dan pengintaian ke pondok yang menurut warga menjadi tempat jual beli sabu tersebut.

 “Setelah dilakuka pengintaian, pondoknya digerebek, mereka kaget dan berupaya melarikan diri. Namun, semuanya berhasil dikejar dan ditangkap hingga dibawa ke Mapoles,”kata Lamris.

Baca juga: Narkoba Kalsel : Digerebek di Rumah, Dua Pria HST Ini Terbukti Simpan Sabu

Setelah menangkap para tersangka yang berupaya kabur pihaknya juga berhasil menemukan  barang bukti yang diduga sabu serta perangkat penggunaannyaserta sejumlah barang bukti yang disebutkan tadi.

Menurut Lamris mereka menjadi pengedar sabu di tempat itu berdasakan informasi masyararakat antara dua sampai tiga bulan dan menjadikan pondok tersebut untk transaski jua beli. Ditanya soal asal sabu dan pemasoknya, Lamris menyatakan masih dalam pross interogasi oleh penyidik. (banjarmasinpost.co.id/Hanani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved