Breaking News:

Berita Banjarmasin

Puluhan Kendaraan Aset Pemko Banjarmasin Dilelang

Puluhan unit kendaraan bermotor yang menjadi aset miliki Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin bakal dilelang.

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Edi Nugroho
Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon
Kendaraan aset Pemko Banjarmasin yang akan dilelang. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Puluhan unit kendaraan bermotor yang menjadi aset miliki Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin bakal dilelang.

Setidaknya ada sebanyak 73 unit kendaraan bermotor berpelat merah yang dilelang, mulai dari roda dua, roda tiga, roda empat bahkan juga ada satu unit Excavator merk Volvo Type EC 210 tahun 2008 yang akan dilelang tersebut.

Berdasarkan data yang dirilis Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Banjarmasin, untuk kendaraan roda dua yang dilelang di antaranya ada Honda GL 200 Tahun 2002.

Sedangkan untuk roda empat yang dilelang di antaranya sedan Toyota Type Corrolla Altis 2.0VA/T tahun 2010.

Baca juga: Tiga Nama Muncul dari Hasil Seleksi Lelang Jabatan Sekdako Banjarmasin 2021

Baca juga: Tingkatkan Pendapatan Petani, Tabalong akan Gelar Pasar Lelang Karet

Baca juga: Subhan Nor Yaumil Tertinggi Polling Sementara Seleksi Lelang Sekdako Banjarmasin 2021

Baca juga: Diterpa Isu Peserta Titipan, Pansel Lelang Jabatan Sekdako Banjarmasin 2021 Bereaksi

Kasubbid Pemanfaatan, Penilaian dan Penghapusan Aset Bakeuda Banjarmasin, Muhammad Haris Arsyad menerangkan lelang akan sibuka pada Selasa (31/8/2021) sekitar pukul 10.00 hingga 11.00 Wita.

"Satu jam diberi waktu untuk melakukan penawaran melalui website yang sudah disediakan," ujarnya.

Mengenai teknis pelaksanaan lelang, Haris menerangkan peserta mendaftar lewat lawan resmi yakni lelang.go.id dengan cara penawaran open bidding.

"Jadi kemudian disana peserta diminta menawarkan harga, siapa paling tinggi itu ditetapkan sebagai pemenang setelah batas akhir penawaran berakhir," jelasnya.

Kemudian peserta lelang juga harus menyertakan uang jaminan yang besarannya bervariasi, mulai dari 20 hingga 50 persen dikarenakan setiap unit kendaraan memiliki harga yang berbeda.

Peserta lelang yang sudah ditetapkan sebagai pemenang, maka wajib melunasinya sesuai dengan harga lelang.

"Jika pemenang tidak melunasi harga yang ditawarkannya, otomatis uang jaminannya hangus. Dan setelah dilunasi dapat surat keterangan lunas dari Bakeuda, baru bisa mengambil kendaraannya paling lambat lima jari kerja," terangnya.

Pelaksanaan lelang ini sendiri bekerjasama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Banjarmasin. Dan uang hasil lelang kendaraan tersebut akan masuk ke Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2021.(Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved