Penanganan Covid 19

CARA Daftar Vaksin Covid-19 Online di PeduliLIndungi dan vaksin.loket.com

Berikut ini cara daftar vaksin covid-19 online di PeduliLindungi. Pendaftaran juga bisa melalui vaksin.loket.com

Tayang:
Kompas.com/Reza Wahyudi
Berikut cara download sertifikat vaksinasi atau surat vaksin Covid-19 di pedulilindungi.id. CARA Daftar Vaksin Covid-19 Online di PeduliLIndungi dan vaksin.loket.com 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Untuk memperluas penerapan protokol kesehatan, Pemerintah mensyaratkan Aplikasi PeduliLindungi untuk perjalanan semua moda transaportasi mulai 28 Agustus 2021.

Kini melalui aplikasi ini, masyarakat juga bisa melakukan pendaftaran vaksinasi covid-19 secara online.

Berikut ini cara daftar vaksin covid-19 online di PeduliLindungi. Pendaftaran juga bisa melalui vaksin.loket.com

Seperti diketahui, program Vaksinasi Covid-19 masih dijalankan Pemerintah untuk masyarakat hingga saat ini.

Tiap warga negara akan mendapatkan dua dosis vaksin covid-19 untuk mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok.

Meskipun pemberian vaksinasi covid-19 dilakukan gratis dan diselenggarakan oleh pemerintah melalui rumah sakit, puskemas dengan bantuan TNI/Polri dan lainnya, namun masih ada sebagian warga yang belum mendapatkan dosis vaksin Covid-19.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama untuk Masyarakat Digelar di Desa Hiyung Tapin

Baca juga: Masyarakat Antusias Ikut Serbuan Vaksinasi Covid-19 Lanal Kotabaru

Bagi masyarakat yang belum melakukan vaksinasi, bisa melakukan pendaftaran secara online dengan beberapa cara melalui HP/ponsel.

Setelah mendapatkankan dosis vaksin, Anda akan menerima sertifikat vaksin Covid-19 yang dapat digunakan sebagai akses masuk ke beberapa tempat maupun sebagai syarat perjalanan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Cara Daftar Vaksin di PeduliLindungi

Terlebih dulu, masyarakat harus membuat akun PeduliLindungi, berikut caranya:

1. Buka laman pedulilindungi.id atau klik di sini;

2. Input nama lengkap serta nomor ponsel Anda (pastikan nomor HP Anda masih aktif);

3. Lalu klik "Buat Akun" untuk mendaftar;

4. Kemudian cek SMS dari PEDULICOVID pada nomor ponsel yang telah didaftarkan;

5. Masukkan 6 digit nomor yang telah dikirimkan melalui SMS;

6. Nantinya sistem akan memverifikasi kode yang Anda input.

Berikut cara download sertifikat vaksinasi  atau surat vaksin Covid-19 di pedulilindungi.id.
Berikut cara download sertifikat vaksinasi atau surat vaksin Covid-19 di pedulilindungi.id. (Kompas.com/Reza Wahyudi)

Setelah berhasil membuat akun di PeduliLindungi, berikut cara mendaftar vaksin Covid-19:

- Login pedulilindungi.id atau klik di sini.

- Klik menu "Pendaftaran Vaksinasi" di bagian tengah.

- Isi data diri berupa nama lengkap, NIK, tanggal lahir, jenis kelamin, nomor ponsel, dan alamat sesuai KTP.

- Lalu klik "Selanjutnya".

- Setelah itu lakukan konfirmasi terkait data diri penerima vaksin Covid-19.

- Masukkan kode verifikasi.

- Setelah itu, Anda sudah mendaftarkan diri atau orang lain untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Cara Daftar Vaksin Melalui Aplikasi PeduliLindungi

Berikut cara daftar vaksin melalui aplikasi pedulilindungi dilansir dari Tribunnews.com dengan judul Daftar Vaksin Covid-19 Online di PeduliLindungi dan Vaksin Loket, Ini Link dan Caranya:

- Buka aplikasi PeduliLindungi;

- Klik "Pendaftaran Vaksinasi" yang ada di menu bawah;

- Isikan NIK dan nama lengkap;

- Lalu klik "Periksa";

- Jika belum menerima vaksin Covid-19, Anda akan masuk ke laman pengisian formulir;

- Masukkan data diri Anda;

- Konfirmasi data diri Anda;

- Pendaftaran vaksin Covid-19 sudah selesai.

Pelaksanaan vaksinasi booster untuk nakes di Halaman Dinkes Banjarmasin.
Pelaksanaan vaksinasi booster untuk nakes di Halaman Dinkes Banjarmasin. (Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

Cara Daftar Vaksin Covid-19 di vaksin.loket.com

Berikut cara daftar vaksin di vaksin.loket.com:

- Buka laman resmi https://vaksin.loket.com;

- Pilih lokasi yang ingin dipilih sebagai lokasi vaksinasi, disarankan pilih yang terdekat dengan lokasi tempat tinggal;

- Pilih juga tanggal kedatangan dan jam kedatangan yang diinginkan;

- Untuk pendaftaran vaksin Covid, lakukan pengisian data secara lengkap sesuai identitas diri;

- Jika sudah lengkap, maka proses pendaftaran pun selesai.;

- Anda akan menerima formulir dan e-voucher pada email yang sudah daftarkan sebelumnya.

Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi Diperluas

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan ingin penggunaan aplikasi PeduliLindungi diperluas ke semua kegiatan di masa pandemi Covid-19. Hal ini untuk memperketat penerapan protokol kesehatan.

"Semua kegiatan kita nanti akan jalan dengan aplikasi PeduliLindungi, tujuannya untuk memastikan di lokasi tersebut semuanya negatif Covid-19 atau semuanya sudah divaksin," kata Luhut dalam acara soft launching KA Bandara YIA di Kulon Progo, Jumat (27/8/2021). Dilansir dari kompas.com.

Seperti diketahui, aplikasi PeduliLindungi akan menjadi syarat perjalanan semua moda transaportasi mulai 28 Agustus 2021.

Luhut mengatakan, disiplin protokol kesehatan menjadi peran penting dalam beraktivitas di masa pandemi yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun atau 3M. Termasuk pula kedisiplinan untuk menghindari kerumunan.

Selain itu, gencarnya melakukan 3T atau testing (pemeriksaan), tracing (pelacakan), dan treatment (pengobatan) juga diperlukan. Begitu pula dengan mempercepat vaksinasi Covid-19.

Baca juga: Vaksinasi Booster untuk Nakes di Banjarmasin, Ini Persiapan Dokter Adinda Sekar Ayu

Baca juga: Ikuti Serbuan Vaksinasi Mobile Kodim 1007/Banjarmasin, Warga Ini Sebut Mudah dan Dekat

Luhut bilang, upaya-upaya itu diperlukan dalam menghadapi pandemi. Terlebih kata Luhut, dari literatur yang ia baca, menyebutkan bahwa adanya potensi kembali terjadi gelombang kasus Covid-19 yang menghantam dunia di tahun depan.

"Oleh karena itu kita semua harus menjaga protokol kesehatan, supaya kita bisa bernavigasi dengan kondisi tersebut," imbuhnya.

Luhut pun meminta untuk semua tempat umum bisa menerapkan aplikasi PeduliLindungi, terutama di simpul-simpul transportasi seperti bandara. Sebab lewat platform ini semua data terkait Covid-19 akan terkoneksi.

Menurutnya, hingga saat ini sudah ada 30 juta pengguna aplikasi PeduliLindungi. Ia meyakini, seiring dengan gencarnya vaksinasi dan penerapan penggunaan aplikasi PeduliLindungi di sejumlah tempat umum, akan mendorong jumlah pengguna aplikasi tersebut mencapai ratusan juta di akhir tahun.

"Aplikasi ini akan membuat Indonesia lebih efisien dan efektif, dan akan membantu kita bernavigasi di tengah badai Covid-19 yang enggak tahu kapan berakhirnya," pungkas Luhut.

Vaksin Covid-19 Pfizer di Jakarta untuk 3 Kelompok Masyarakat

Sementara itu, Vaksin Comirnaty Pfizer tiba di Indonesia pada, Kamis (19/8/2021) sebanyak 1,56 juta dosis.

Untuk saat ini, alokasi distribusi vaksin mRNA tersebut baru diprioritaskan untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).

Nah, belum lama ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberi izin penggunaan vaksin Pfizer untuk anak remaja di Indonesia.

Kebijakan tersebut tertuang dalam surat regulasi SR 02.06/I/2152/2021 tentang penggunaan vaksin Covid-19 Comirnaty buatan Pfizer dan BioNTech.

Melansir informasi vaksinasi dari Dinas Kesehatan DKI yang dibagikan dalam akun Instagram @aniesbaswedan, berikut adalah target penerima vaksin Covid-19 Pfizer di DKI Jakarta:

WNI yang memiliki KTP DKI Jakarta atau berdomisili DKI Jakarta (surat domisili dikeluarkan oleh RT setempat)
Belum pernah mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis 1 dan 2
Kelompok penerima:
Usia 12 tahun ke atas
Ibu hamil dan ibu menyusui
Penyakit komorbid terkontrol

Gambar ini menunjukkan botol bekas vaksin BioNtech Pfizer Covid-19 saat vaksinasi pelaut di sebuah stadion di Manila pada 15 Juli 2021.
Gambar ini menunjukkan botol bekas vaksin BioNtech Pfizer Covid-19 saat vaksinasi pelaut di sebuah stadion di Manila pada 15 Juli 2021. (Ted ALJIBE / AFP)

Untuk penderita gangguan imunologi (penyakit autoimun, komorbid berat, gangguan immunocompromised lainnya disertai surat keterangan dokter)

Sebagai tambahan informasi, melansir laman Kementerian Kesehatan, prioritas pemberian vaksin Pfizer ke wilayah Jabodetabek dikarenakan sistem logistik yang kompleks dibandingkan dengan jenis vaksin lainnya.

Asal tahu saja, vaksin Pfizer membutuhkan penanganan dan penyimpanan yang khusus dan harus segera digunakan, karena secara spesifikasi vaksin ini harus disimpan khusus di dalam tempat dengan suhu yang sangat rendah antara –90 hingga –60 derajat Celcius.

“Vaksin ini harus disiapkan oleh petugas kesehatan yang sudah dilatih menggunakan teknik tertentu dalam menangani rantai dingin, termasuk cara mencairkan dan mengencerkan vaksin sebelum disuntikan,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat drg. Widyawati.

Vaksin Pfizer telah memperoleh Emergency Use Authorization (EUA) dari BPOM pada 14 Juli 2021, sehingga bisa langsung disuntikkan kepada masyarakat.

(Tribunnews.com/Widya/Whiesa/kompas.com)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved