Breaking News:

Hukum Mewarnai Rambut

Hukum Mewarnai Rambut bagi Pria dan Wanita, Bahan Semir dari Ini Sah untuk Shalat

Tidak bahan semir yang digunakan dibolehkan atau sah untuk shalat.Inai salah satu bahan semir yang halal digunakan.

Penulis: Mariana | Editor: M.Risman Noor
shutterstock
Ilustrasi mewarnai rambut di salon 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Inilah hukum mewarnai rambut bagi pria dan wanita beragama Islam.

Tidak bahan semir yang digunakan dibolehkan atau sah untuk shalat.

Inai salah satu bahan semir yang halal digunakan.

Umumnya pewarnaan rambut diidentikkan dengan perubahan warna menjadi putih atau uban.

Baca juga: DOA Setelah Sholat Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib & Isya, Lengkap Dzikir, Bahasa Arab, Indonesia

Baca juga: Niat Shalat Dhuha dan Cara Melaksanakan, Lengkap dengan Doa Usai Mengamalkan

Ini kerap diidentikkan karena faktor usia, namun bisa pula karena hal lain, di antaranya kekurangan vitamin tertentu, faktor genetika, bisa pula karena akibat stress atau kebiasaan merokok.

Sontak, sebagian orang tampak malu atau tak percaya diri jika rambut kepalanya berubah menjadi uban.

Ilustrasi mewarnai rambut beruban.
Ilustrasi mewarnai rambut beruban. (grid.id)

Karena itu, solusi menutupi uban dilakukan dengan mengecat atau menyemir rambut.

Sejak zaman Rasulullah SAW, Islam telah memberikan aturan soal pewarnaan rambut, termasuk mewarnai rambut bagi pria dan wanita.

Berikut uraian warna apa saja yang diperbolehkan dan dilarang dalam Islam.

Selain karena uban, saat ini mewarnai rambut menjadi gaya hidup yang trend di kalangan anak muda.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved