Breaking News:

Hukum Mewarnai Rambut

Hukum Mewarnai Rambut bagi Umat Islam, Warna Pirang Disukai Rasulullah

Inilah hukum mewarnai rambut bagi umat Islam. Tidak semua warna semir dibolehkan. Namun warna semir pirang disebut disukai Rasulullah

Penulis: Mariana | Editor: Anjar Wulandari
Instagram @shafeeaahmad_
Safeea Ahmad tampil cantik dengan rambut pirang. Hukum Mewarnai Rambut bagi Umat Islam, Warna Pirang Disukai Rasulullah 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Inilah hukum mewarnai rambut bagi umat Islam. Tidak semua warna semir dibolehkan atau halal digunakan.

Warna pirang ternyata merupakan warna semir yang disebut disukai Rasulullah.

Umumnya pewarnaan rambut diidentikkan dengan upaya untuk menutupi kekurangan rambut seperti perubahan warna menjadi putih atau uban.

Ini kerap diidentikkan karena faktor usia, namun bisa pula karena hal lain. Di antaranya kekurangan vitamin tertentu, faktor genetika, bisa pula karena akibat stress atau kebiasaan merokok.

Sebagian orang mungkin akan malu atau tak percaya diri jika rambut di kepalanya berubah menjadi uban.

Karena itu, solusi menutupi uban dilakukan dengan menyemir atau mewarnai rambut.

Sejak zaman Rasulullah SAW, Islam telah memberikan aturan soal pewarnaan rambut, termasuk mewarnai rambut bagi pria dan wanita.

Baca juga: Hukum Mewarnai Rambut bagi Pria dan Wanita, Bahan Semir dari Ini Sah untuk Shalat

Baca juga: Hukum Mewarnai Rambut bagi Umat Islam, Haram Jika Menggunakan Warna Ini

Berikut uraian warna apa saja yang diperbolehkan dan dilarang dalam Islam.

Selain karena uban, saat ini mewarnai rambut menjadi gaya hidup yang trend di kalangan anak muda.

Pemakaian cat rambut kerap dijadikan sebagai penunjang penampilan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved