Breaking News:

Berita Kalteng

PPKM di Kapuas, Turun ke Level III, Penyekatan dalam Kota pun Akan Berakhir

Status Kapuas turun dari PPKM Level 4 ke level 3. Setelah ini, tidak lagi diberlakukan penyekatan dalam kota

Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/fadly setia rahman
Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat didampingi Unsur Forkopimda Kabupaten Kapuas saat rapat koordinasi evaluasi dan pengendalian Covid-19 di Aula Bappeda Kapuas, Selasa (31/8/2021).   

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng) yang dilaksanakan hingga hari ini dipastikan tidak diperpanjang dan turun ke Level III.

Hal ini terungkap usai Rapat Koordinasi Evaluasi dan Pengendalian Covid-19 dengan diterapkannya PPKM Level 4, di Aula Bappeda Kapuas, Selasa (31/8/2021).

Rapat dipimpin Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat, dihadiri oleh Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kapuas, Kepala Perangkat Daerah terkait di Lingkup Pemkab Kapuas, para Camat, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

"Ya, kesimpulan rapat hari ini, kita (Kapuas) masuk ke PPKM Level III, zona masih oranye, dan mari sama-sama berdoa, dalam beberapa hari ini masuk zona kuning," kata Bupati Kapuas, Ben Brahim S Bahat.

Baca juga: Inspektorat Kabupaten Kapuas Akan Membentuk Unit Pengendalian Gratifikasi

Baca juga: Pencanangan Vaksin Covid-19 Bagi Ibu Hamil di Kabupaten Kapuas

Dalam arahannya, ia pun mengingatkan kepada seluruh masyarakat dan para stakeholder untuk mentaati Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 37 Tahun 2021.

Yakni tentang PPKM Level 3 Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua.

Selain itu, jika sebelumnya saat PPKM Level IV di Kabupaten Kapuas dilakukan penyekatan jalan di dalam kota terhitung hingga 31 Agustus 2021 pun akan berakhir dan tidak lagi diberlakukan penyekatan dalam kota terhitung waktu berakhir hari ini.

"Kalau pos penyekatan di perbatasan antar provinsi (di Kapuas Timur) masih berlanjut," tandasnya.

Kemudian sektor-sektor atau aktivitas yang ada di tengah masyarakat kembali diperbolehkan untuk beroperasi dengan aturan lebih longgar dari sebelumnya namun tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Oleh karena itu, Bupati meminta kepada masyarakat untuk mentaati dan memahami karena semuanya demi kesehatan bersama, mengingat saat ini di wilayah Kabupaten Kapuas memasuki masa teransisi zona oranye.

"Saya ingatkan kembali bahwa Peraturan Menteri ini harus diperhatikan dengan baik dan dilaksanakan serta saya pun mengajak terutama Bapak/Ibu tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama mendukung dan menyepakati peraturan yang ada sesuai dengan ketentuan, karena lebih baik kita mencegah daripada mengobati," paparnya.

Yang terpenting, lanjutnya, bagaimana menyelamatkan masyarakat dari penyebaran Covid-19. "Berjuang untuk mengubah zona di Kabupaten Kapuas dari oranye hingga menjadi hijau," terang Ben.

Bupati Kapuas pun mengharapkan seluruh masyarakat Kabupaten Kapuas taat menerapkan protokol Kesehatan Covid-19 5M, dan pada saat pelaksanaan ibadah di tempat ibadah pun harus tetap melaksanakan prokes secara ketat.

Baca juga: Pimpin Rakor Penanganan Covid-19, Bupati Kapuas : Jangan Asal-asalan Input Data

"Untuk kegiatan UMKM masyarakat di PPKM Level III sudah diperbolehkan kembali hingga pukul 20.00 WIB, seperti pasar mingguan dan lain-lain dengan harus betul-betul menerapkan protokol Kesehatan secara ketat," tegas Ben.

Sebelumnya, PPKM Level IV dilakukan di Kapuas sejak 5 hingga 17 Agustus 2021. Lalu diperpanjang per 18 hingga hari ini 31 Agustus 2021. (banjarmasinpost.co.id/fadly sr)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved