Breaking News:

Berita Banjarmasin

Bawa Spanduk Panjang, Mahasiswa Tuntut Bansos ke DPRD Kalsel

Mahasiswa Kota Banjarmasin ngeluruk ke kantor DPRD Kalsel. Dengan membawa spanduk bertulisan covid 19 itu nyata, bansos itu fana, pelan-pelan kita mat

Penulis: Milna Sari | Editor: Edi Nugroho
Banjarmasinpost.co.id/Milna sari
Mahasiswa Kota Banjarmasin ngeluruk ke kantor DPRD Kalsel, Rabu (1/9/2021). 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Mahasiswa Kota Banjarmasin ngeluruk ke kantor DPRD Kalsel. Dengan membawa spanduk bertulisan covid 19 itu nyata, bansos itu fana, pelan-pelan kita mati mahasiswa langsung menancapkan bentangan spanduk di ruang komisi 4 DPRD Kalsel Rabu (1/9/2021).

Mahasiswa yang datang dalam jumlah belasan orang tersebut tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kota Banjarmasin mempertanyakan terkait PPKM dan bantuan sosial (bansos) yang dianggap tak terlihat.

Melakukan diskusi dengan anggota komisi 4, mahasiswa bahkan mengancam akan melakukan audiensi ulang jika tidak ada solusi atas permasalahan yang disampaikan.

"Kita tunggu satu minggu tindaklanjut aspirasi ini jika tidak diaminkan, kita akan turun lagi beraudiensi, bahkan jika audiensi ditahan atau dicegat ia berjanji HMI akan menurunkan seribu massa lagi untuk melakukan aksi," jelas Ketua Umum HMI Cabang Banjarmasin, Nurdin Ardalepa.

Baca juga: VIDEO Bawa Spanduk Panjang, Mahasiswa Gelar Demo Tuntut Ini ke DPRD Kalsel

Baca juga: Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat yang Telah Divaksin Baru Mencapai 10 Persen

Baca juga: DPRD Kalsel Janji Sampaikan Tuntutan Mahasiswa ke Presiden Jokowi

Baca juga: Rumah Baca Asamasam Tala Koleksi Ribuan Buku, Mahasiswa ini Termudahkan Selesaikan Tugas Kuliah

Pihaknya ujar Nurdin juga akan mendatangi wali kota Banjarmasin Ibnu Sina terkait bantuan sosial di Kota Banjarmasin.

Ia juga mempertanyakan terkait percepatan vaksinasi, percepatan bantuan sosial, ketiga terkait PPKM yang ada penyekatan namun diketahui tidak ada penjagaan.

Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, M Lutfi Saifuddin menyampaikan sejak pertama PPKM, pihaknya langsung monitoring ke Bulog Kalsel.

Disana kata Lutfi pihaknya mendapatkan penjelasan mengenai distribusi bantuan pangan, tunai maupun non tunai yang diberikan oleh pemerintah pusat.

"Sesuai pengawasan saat kunjungan kami melihat penyaluran bantuan beras dari Bulog yang bekerjasama dengan PT POS Indonesia kepada pihak yang berhak menerima," jelasnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved