Breaking News:

Berita Kapuas

Bersama Sejumlah Pakar, Kadisdik Kapuas Jadi Panelis Simposium UNICEF

Sejumlah pakar internasional, nasional dan daerah ditampilkan saat simposium yang Diadakan secara daring oleh United Nations Children’s Fund (UNICEF)

Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: Edi Nugroho
Disdik Kapuas
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas Dr H Suwarno Muriyat (atas, tiga dari kiri) saat menjadi panelis pada simposium Pembelajaran Digital Berkualitas bagi Semua yang diselenggarakan secara daring oleh UNICEF dengan Kemdikbudristek. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Sejumlah pakar internasional, nasional dan daerah ditampilkan saat simposium yang Diadakan secara daring oleh United Nations Children’s Fund (UNICEF) bekerjasama dengan Kemdikbudristek

Satu diantaranya Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Kapuas, H Suwarno Muriyat yang menjadi panelis saat simposium dengan tema Pembelajaran Digital yang Berkualitas Bagi Semua tersebut

"Ya, tentu berbangga menjadi panelis saat simposium yang Diadakan secara daring oleh UNICEF bersama Kemendikbudristek awal pekan tadi," kata H Suwarno, Rabu (1/9/2021),

Baca juga: 90 Persen Guru di Banjarmasin Sudah Vaksin, Disdik Tidak Wajibkan Siswa Vaksin untuk PTM

Baca juga: Disdik Kapuas Minta Kepala Sekolah Persiapkan Matang Sarana Prasarana Asesmen Nasional

Baca juga: Upaya Dinkes Kabupaten HSU Tingkatkan Kesehatan Anak Usia Dini Bersama Disdik dan Himpaudi

Baca juga: Jokowi Syaratkan Vaksinasi Pelajar Sebelum PTM, Disdik Batola Lakukan Pendataan

Kadisdik Kapuas mendapat kesempatan pertama pada pleno kedua di hadapan ratusan peserta se Indonesia bahkan dari luar negeri.

Ia menguraikan kebijakan Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam pembinaan kelembagaan dan ketenagaan.

"Komitmen yang sangat tinggi dari Bapak Bupati Kapuas sehingga kami Dinas Pendidikan mengimplementasikannya dalam Program Pendidikan Hebat Kapuas Cerdas," ujarnya dalam penyampaian saat jadi panelis.

Tujuannya, lanjut Suwarno, agar terjadi peningkatan mutu lulusan, profesionalisme PTK, peran stakeholders dan kurikulum berbasis kearifan lokal.

Kemudian, dilakukan pula penyesuaian berbagai program Kemdikbudristek dengan kondisi Kabupaten Kapuas sehingga pembelajaran di masa pandemi secara daring, luring atau blanded learning berjalan lancar.

"Karena diampu oleh PTK (Pegawai Disdik, Pengawas, Kepsek, Guru dan Tenaga Administrasi) sebagai stakeholders profesional," jelasnya.

Kadisdik yang kini sedang mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II di Puslatbang LAN dalam rilisnya menambahkan jika peran dan dukungan media cetak, online dan televisi sangat besar.

Yakni dalam penyebarluasan best practice stakeholders dan pengawasan kebijakan pengelolaan pendidikan dimasa pandemi Covid-19.

"Publikasi berbagai kegiatan stakeholders pendidikan maupun kunjungan saya ke Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan, Sekolah, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) juga kegiatan bersama Pramuka, PGRI, LASQI dan LPTQ Kabupaten Kapuas menginspirasi banyak pihak," tandasnya.

Karena itulah, imbuhnya lagi, UNICEF memberi kesempatan kepadanya menjadi panelis dalam simposium yang hebat itu.

"Tentu sebuah kehormatan bagi Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas," pungkasnya.
(Banjarmasinpost.co.id/Fadly SR)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved