Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

BPS Kalsel Mencatat Inflasi Tertinggi terjadi di Kotabaru, Terendah di Tanjung

Data BPS Kalsel, inflasi tertinggi terjadi di Kotabaru sebesar 0,32 persen, sedangkan yang terendah di Tanjung Kabupaten Tabalong sebesar 0,01 persen.

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/ALPRI WIDIANJONO
Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Selatan ( Kalsel ) di Jalan Trikora, Kota Banjarbaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Badan Pusat Statistik (BPS) Kalsel melaporkan bahwa pada Agustus 2021, di Kalimantan Selatan terjadi deflasi sebesar 0,09 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 107,72. 

Kepala BPS Kalsel Yos Rusdiansyah dalam rilisnya via youtube, Rabu (1/9/2021), mengatakan, dari data yang ada Kotabaru dan Tanjung mengalami inflasi masing-masing sebesar 0,32 dan 0,01 persen. Sementara Banjarmasin mengalami deflasi sebesar 0,14 persen. 

"Deflasi terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya beberapa indeks kelompok pengeluaran," kata dia. 

Diuraikannnya, kelompok yang mengalami penurunan yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,58 persen diikuti oleh kelompok pakaian dan alas kaki sebesar  0,27 persen, dan kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 0,10 persen. 

Sementara itu, indeks kelompok lainnya  mengalami kenaikan atau tidak mengalami perubahan. 

Baca juga: Kepala BI Kalsel Tekankan Hilirisasi Batu Bara untuk Memaksimalkan Nilai Ekonomis

Baca juga: Efek Pandemi Covid-19, Penjualan Paket Data Internet dan Pulsa Meningkat

"Adapun, komoditas yang mengalami penurunan harga dengan andil deflasi tertinggi di Kalimantan Selatan, antara lain daging ayam ras, cabai rawit, cabai merah, angkutan udara dan ikan gabus," sebutnya. 

Jika dihitung berdasarkan tahun kalender, lanjut Yos Rusdiansyah, pada Agustus 2021 Kalsel mengalami inflasi sebesar 0,89 persen sedangkan tingkat inflasi tahun ke tahun (Agustus 2021 terhadap Agustus 2020) sebesar 2,30 persen.

Masih Yos Rusdiansyah membeberkan, dari 90 kota IHK di Indonesia, tercatat 34 kota mengalami inflasi dan 56 kota mengalami deflasi. 

Inflasi tertinggi terjadi di Kendari sebesar 0,62 persen dan inflasi terendah terjadi di Tanjung sebesar 0,01 persen. 

Sementara itu, deflasi terdalam terjadi di Sorong sebesar 1,04 persen dan deflasi terendah terjadi di Meulaboh, Sukabumi dan Timika sebesar 0,03 persen. 

Baca juga: Pasokan Melimpah, Harga Ikan Tawar di Kalsel Turun

Baca juga: Kalsel Berlaku PPKM, Konsumsi Pertamax di Kalsel Naik 98 Persen, BBM Premium Turun Segini

Di  lwilayah Pulau Kalimantan, empat kota mengalami inflasi sementara delapan kota mengalami deflasi. 

"Inflasi tertinggi terjadi di Kotabaru sebesar 0,32 persen, sedangkan inflasi terendah terjadi di Tanjung Kabupaten Tabalong sebesar 0,01 persen," kata dia. 

Sementara itu, deflasi terdalam terjadi di Tanjung Selor sebesar 0,41 persen dan deflasi terendah terjadi di Sintang sebesar 0,11 persen.

(Banjarmasinpost /Nurholis Huda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved