Breaking News:

Berita Banjarmasin

Kadisdikbud Sebut PTM di Kalsel Tak Terkatung-katung

Ketua komisi IV DPRD Kalsel mengatakan tak ikut bertanggungjawab bilaa muncul kluster baru jika sekolah tetap menggelar PTM.

Penulis: Milna Sari | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/milna sari
Kadisdikbud Kalsel HM Yusuf Effendi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Komisi IV DPRD Kalsel meminta agar pelaksaan PTM tak digelar terburu-buru.

Mengingat kini belum semua guru, tenaga kependidikan, dan anak didik telah divaksin.

Ketua komisi IV DPRD Kalsel HM Lutfi Saifuddin mengatakan tak ikut bertanggungjawab jika muncul kluster baru di sekolah jika sekolah tetap ngeyel menggelar PTM.

"Silakan menggelar PTM, tapi kami DPRD tidak akan ikut bertanggungjawab, karena kami minta agar selesaikan vaksinasi di sekolah dulu," ujarnya, Jumat (3/9/2021).

Kecuali sebut Lutfi warga sekolah tak bisa divaksin lantaran memiliki riwayat penyakit sehingga tak bisa divaksin.

Baca juga: Izinkan PTM di PPKM Level 3, Satgas Covid-19 Kalsel Sampaikan Ketentuan Ini

Baca juga: Siswa SMPN 21 Gembira Sambut PTM, Kepsek Kenalkan Cara Belajar Baru di Masa Pandemi

"Kalau memang tidak bisa divaksin karena ada riwayat penyakit itu pengecualian, karena kalau tetap divaksin berbahaya juga bagi mereka," tambahnya.

Karenanya ujar Lutfi, pihaknya mendorong agar segera dilakukan vaksinasi bagi pelajar.

Kepala sekolah juga diminta aktif agar semua pelajar segera mendapatkan vaksin.

Ia pun meminta agar pelaksaan PTM lebih didahulukan sekolah tingkat atas atau SMA, SMK karena dinilai sudah dewasa dan bisa lebih taat protokol kesehatan.

Setelah itu baru diikuti dengan pelajar tingkat di bawahnya yakni SMP dan SD, terakhir TK Paud.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved