Breaking News:

Tajuk

Menggarap Potensi Sekumpul

Wisata yang dianggap bertaraf dunia adalah saat haul ulama karismatik, yakni Guru Sakumpul di Kabupaten Banjar

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID - MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menperekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno, dalam kunjungannya ke Kalimantan Selatan (Kalsel), Rabu (1/9), memuji wilayah ini yang memiliki destinasi wisata religi yang berstandar internasional.

Wisata yang dianggap bertaraf dunia tersebut adalah saat haul ulama karismatik, yakni, Guru Sakumpul atau KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani al-Banjari di Kabupaten Banjar. Gambaran kehadiran ratusan ribu, bahkan jutaan orang jemaah saat haul Sekumpul, dan ratusan orang yang setiap harinya untuk ziarah, sebelum pandemi, menjadi gambaran besarnya potensi yang dimilikinya.

Menarik apa yang menjadi pesan Menteri Sandiaga Uno, bahwa yang harus dikembangkan adalah lama kunjungan wisatawan ke Sekumpul, dan kualitas kunjungan melalui belanja produk ekonomi kreatif masyarakat.

Artinya pemerintah harus memikirkan potensi ekonomi lain sebagai pendukung, bagi jemaah yang datang. Banyak hasil alam atau kerajinan yang bisa ditawarkan.

Pemda pun sudah mulai menjalankan roadmap perbaikan dan pengembangan wisata religi sekumpul, seperti dengan perbaikan jalan menuju Makam Sekumpul. Ini tentu akan mempermudah akses ke lokasi. Karena salah satu syarat pengembangan wisata adalah kemudahan akses transportasi, baik darat, udara maupun air.

Dengan respons dari Kemenperekraf tersebut, Kalsel juga mesti menyadari potensi ekonomi masa depan yang dimiliki. Selama ini Kalsel hanya semata mengandalkan batu bara, sawit dan karet.

Sebagai catatan, pengembangan wisata religi nantinya juga mesti melibatkan masyarakat sekitar dan tentunya ulama, agar tak berbelok menjadi komoditas industri. Nilai-nilai religi harus tetap dijaga, tak semata mengejar aspek ekonomi. Ulama bisa menjadi penuntun dan memberi rambu-rambu, agar keberadaan wisata religi Sekumpul terjaga.

Kini kita berdoa bersama, agar pandemi segera berlalu sehingga apa yang menjadi program bisa segera terlaksana dan membangkitkan ekonomi warga yang terpukul akibat Covid-19. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved