Khasiat Madu

Khasiat Dahsyat Madu Campur Nanas untuk Obati Asam Urat, Dilengkapi Resep Ramuan dan Bahannya

Simak khasiat madu dicampur nanas bagi kesehatan tubuh manusia. Salah satunya dipercaya mampu mengobati asam urat.

Penulis: Mariana | Editor: Anjar Wulandari
istockphoto
Ilustrasi menyendok madu. Khasiat Madu Dicampur Nanas bagi Kesehatan, Dapat Mengobati Asam Urat 

Herbal yang terkenal dengan julukan ‘Penyembuh Segala Macam Penyakit’ ini juga teruji secara klinis dapat meningkatkan respon imun, mengurangi respon peradangan, serta membantu mengurangi efek samping dari konsumsi obat-obatan medis.

Konsumsi madu selama masa pandemi juga dapat menjadi terapi tambahan Covid-19.

Studi in vitro menunjukkan komponen chrysin, kaempferol, dan quercetin pada madu mampu menghambat masuknya virus ke sel inang dan menghambat replikasi virus.

Uji praklinik ini juga menyebutkan bahwa chrysin dan kaemferol membantu menghambat peradangan pada paru-paru.

Baca juga: Khasiat Madu untuk Kesehatan Kulit, dari Mengobati Luka Bakar Sampai Membasmi Jerawat

Baca juga: Madu Berkhasiat Mampu Sembuhkan Penyakit Asma, Simak Manfaat Lain Cairan Dihasilkan Lebah

"Penelitian di Pakistan menunjukkan kombinasi habbatussauda dan madu efektif mempercepat pemulihan pasien Covid-19.

Studi dilakukan pada tanggal 30 April–29 Juli 2020, terhadap 313 pasien yang menderita COVID-19, di mana 210 pasien menderita gejala sedang dan 103 pasien menderita gejala berat. Studi dilakukan multisenter, terkontrol plasebo, dan secara acak.

Sebanyak 157 pasien diberikan terapi tambahan (di luar obat konvensional yang diberikan) berupa habbatussauda (80 gr/ kbBB/ hari) yang dikombinasikan dengan madu (1 gr/kgBB/ hari).

Sedangkan 156 pasien lainnya hanya diberikan obat konvensional dan plasebo.

Hasil menunjukkan bahwa pasien yang mendapatkan terapi tambahan habbatussauda dan madu mengalami peringanan gejala lebih cepat dibandingkan pasien plasebo (gejala sedang 4 hari vs 6 hari; gejala berat 6 hari vs 13 hari); pembersihan virus lebih cepat (gejala sedang 6 hari vs 10 hari; gejala berat 8,5 hari vs 12 hari), serta mengurangi angka kematian pada pasien gejala berat sebanyak 4 kali lebih rendah .”

Mengutip dari jurnal Clinical and Experimental Pharmacology and Physiology yang dilakukan oleh University of Technology Sydney (UTS) Australia, disebutkan bahwa kandungan thymoquinone dalam habbatussauda memiliki potensi menghentikan virus Corona.

Semakin banyak studi pemodelan yang membuktikan bahwa thymoquinone, bahan aktif Nigella Sativa, lebih dikenal sebagai Fennel Flower, dapat menempel pada protein spike virus COVID-19 dan menghambat virus untuk menginfeksi paru-paru dan juga dapat memblokir badai 'sitokin' yang mempengaruhi keparahan pasien yang dirawat di rumah sakit dengan Covid-19 .

Kementerian Kesehatan RI melalui surat edaran No. HK.02.02/IV/2243/2020 juga menganjurkan konsumsi tanaman obat habbatussauda untuk memelihara kesehatan, pencegahan penyakit, dan perawatan kesehatan termasuk pada masa kedaruratan kesehatan masyarakat atau bencana nasional COVID-19.

Astrid Adelaide, Senior Brand Manager KOJIMA menjelaskan, konsumsi madu habbatussauda KOJIMA selama isolasi mandiri dan PPKM sangat baik untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan imunitas seluruh anggota keluarga.

"Kandungan madu dan habbatussauda dalam KOJIMA berfungsi sebagai imunostimulan yang memelihara dan meningkatkan daya tahan tubuh, serta phytonutrients sebagai penambah nutrisi alami," katanya.

Kojima diproduksi secara modern oleh PT Deltomed Laboratories dengan standar Good Manufacturing Practices (GMP) dan Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB). Kojima juga sudah tersertifikasi Halal dari MUI.

( Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved