Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Elpiji 3 KG Untuk Pemegang Kartu Sembako, Syaifullah Tamliha : Pemda Tidak Tutupi Data Warga Miskin

Anggota DPR RI Syaifullah Tamliha mengingatkan pemda tidak menutupi data warga miskin ketika diberlakukan Kartu Sembako untuk elpiji 3 kg

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Hari Widodo
IG @SYAIFULLAHTAMLIHA
Anggota DPR RI, H Syaifullah Tamliha. 

BANJARMASINBPOST.CO.ID, BANJARBARU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Syaifullah Tamliha menanggapi rencana pemerintah memberikan Elpiji 3 kg hanya kepada pemegang kartu sembako.

Politisi PPP itu membenarkan, adanya kesepakatan Pemerintah dan Badan Anggaran DPR terkait kebijakan tersebut yang akan diterapkan paling lambat pada Tahun Anggaran 2022. 

Dimana, penyaluran elpiji bersubsidi diubah dari dalam bentuk barang menjadi kepada orang.

Pemerintah akan memberikan dana kepada orang miskin sesuai dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). 

Baca juga: Elpiji Melon di Tanahlaut Mulai Seret Lagi, Harganya Pun Naik Jadi Segini

Baca juga: Subsidi Elpiji dan Listrik Pengaruhi Inflasi, Pemerintah Siapkan Skenario Baru Subsidi

Baca juga: VIDEO Pemilik Pangkalan di Banjarmasin Jadi Tersangka, Gegara Jual Elpiji 3 KG Diatas HET

Sebagai legislator asal Kalsel, dia menegaskan dan meminta masyarakat untuk dipahami lebih dulu dan jangan salah menafsirkan soal skema perubahan ini. 

"Ini jangan diartikan pemerintah dan DPR menghapus subsidi, tapi hanya merubah cara dari barang menjadi kepada orang," tandas Syaifullah Tamliha, Minggu (5/9/2021) ketika dihubungi BPost. 

Menurut Syaifullah, sekarang Kementerian Sosial (Kemensos) sedang merampungkan data orang miskin dengan DTKS. 

Pihaknya juga menegaskan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kota dan Provinsi kiranya terbuka soal data di DTKS ini. 

"Saya berharap para kepala daerah tidak menutup-nutupi data orang miskin. Gubernur, Bupati/Walikota diharapkan menyampaikan data apa adanya. Jangan sampai terjadi gejolak sosial jika nantinya orang miskin ‘beneran’ tidak terdata sehingga pada saat pelaksanaannya banyak protes di mana-mana," tegas Syaifullah Tamliha. 

Baca juga: Kartu Sembako untuk LPG 3 KG Diberlakukan di 2022, UMKM Banjarbaru Minta Didata Ulang

Dijelaskan Syaifullah, dengan perubahan pola penerimaan gas 3 kilogram pada 2022 ini juga kiranya dialokasikan sesuai Data di DTKS nantinya. 

"Untuk alokasi, asumsinya bahwa setiap rumah tangga sasaran 3 tabung per bulan, itu juga harus dipenuhi," sebut Syaifullah Tamliha. (banjarmasinpost.co.id/nurholis huda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved