Breaking News:

Berita Tabalong

Sipir Cantik di Lapas Tanjung Ini Bangga Bisa Ikut Andil Membina Narapidana

Dhiya Khalda satu petugas penjaga tahanan atau sipir di Lapas Kelas IIB Tanjung, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan

Penulis: Dony Usman | Editor: Irfani Rahman
Istimewa Dhiya Kalda untuk banjarmasinpost
Petugas sipir Lapas Kelas IIB Tanjung, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Dhiya Khalda 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG- Dhiya Khalda atau yang biasa disapa Alda, merupakan petugas penjaga tahanan atau sipir di Lapas Kelas IIB Tanjung, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Bertugas sejak Februari 2018, Alda, mengaku bangga menjadi seorang penjaga tahanan bukan hanya karena statusnya sebagai ASN, tetapi juga pekerjaan yang diemban sekarang adalah pekerjaan yang mulia.

Soalnya, dalam pekerjaannya tugas yang dijalankan bukan hanya untuk menjaga narapidana tetapi juga membina narapidana tersebut.

Pembinaan ini baik itu dalam hal kerohanian maupun pembekalan ilmu dan keterampilan agar kelak ketika para narapidana tersebut jika sudah bebas dapat kembali ke masyarakan dan diterima dengan baik. 

‘Saat pertama kali bertugas di Lapas Kelas IIB Tanjung, saya merasa takut karna saya sadar menjadi petugas Pemasyarakatan memang terlihat mudah, namun dibalik itu semua ada tanggung jawab yang sangat besar yang harus saya tanggung," ungkapnya.

Baca juga: Beri Keterampilan untuk Warga Binaan, Lapas Tanjung Tabalong Budidayakan Brokoli

Baca juga: Tim Kanwil Kemenkum HAM Kalsel Temukan Barang Terlarang di Lapas Tanjung Tabalong

Bahkan ketika itu, perempuan kelahira  Alabio, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU)  tahun 1999 ini, juga sempat bingung hal positif apa yang bisa dibagikan  kepada warga binaan agar bermanfaat untuk mereka

"Tapi sekarang saya sadar bahwa banyak hal yang bisa dilakukan di sini, contoh hal kecil yang bisa saya lakukan adalah mendengarkan keluh kesah mereka, memberikan solusi atas masalah yang sedang meraka hadapi dan menghibur  ketika merasa sedang sedih agar  tetap merasa bahagia walaupun harus berada di dalam penjara," ucapnya.

Dalam bertugas, Alda ditempatkan di bidang Tata Usaha di Administrasi umum. Selain itu juga pernah ditempatkan di bagian penjagaan khusus blok wanita dengan tugas menjaga blok hunian wanita serta penggeledahan barang dan makanan titipan. 

“Semenjak saya bekerja sini saya jadi lebih bisa bersyukur atas nikmat yang Allah berikan kepada saya karna masih banyak orang belum lebih belum beruntung," tuturnya.

(banjarmasinpost.co.id/donyusman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved