Breaking News:

Berita Kalteng

Kabupaten Sukamara Kalteng Jadi Lokasi Pengembangan Tambak Udang Vaname

Memiliki garis pantai sekitar 77,48 kilometer dan eksisting tambak 832 hektare mendukung pembangunan tambak udang di Kabupaten Sukamara.

Penulis: Fathurahman | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID/FATURAHMAN
Gubernur Kalimantan Tengah, H Sugianto Sabran. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Desa Sei Raja Kecamatan Jelai Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah, saat ini menjadi lokasi pengembangan tambak udang vaname.

Pemilihan Sukamara sebagai lokasi shrimp estate untuk tahap I tersebut atas pertimbangan daerah ini memiliki garis pantai sekitar 77,48 kilometer dengan eksisting tambak sebesar 832 hektare.

Potensi rencana pengembangan shrimp estate mencapai 1.999 hektare.

Kondisi tersebut, sangat mendukung pembangunan shrimp estate di Kabupaten Sukamara.

Langkah percepatan pembangunan telah dilakukan, Rabu (1/9/2021) lalu oleh Gubernur Kalteng H Sugianto Saran, yang memimpin langsung rapat dengan melibatkan PT. Bank Kalteng dan Tim PT. CP Prima.

Baca juga: Jalan Kalteng Rusak, Gubernur Minta Bupati dan Wali Kota Tertibkan Angkutan Over Kapasitas

Baca juga: Aliansi Tabalong Peduli Ajak Warga Bantu Korban Banjir di Kalteng

Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran terus melakukan terobosan-terobosan sebagai upaya pemulihan ekonomi Kalteng di tengah pandemi Covid-19.

Salah satunya melakukan percepatan pembangunan kawasan tambak udang vaname/shrimp estate tahap pertama di Desa Sei Raja Kecamatan Jelai Kabupaten Sukamara.

Potensi kelautan dan perikanan Kalteng memiliki panjang garis pantai sekitar 703,91 km dan potensi laut mencapai 94.500 km2 berada di 7 kabupaten pesisir yang berhadapan langsung dengan Laut Jawa.

Dalam beberapa kesempatan, Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran, mengungkapkan, potensi kelautan Kalteng sangat besar khususnya perikanan, tentu harus dikembangkan semaksimal mungkin.

Baca juga: Pasien Covid di Kabupaten Tanahlaut Menanjak, Satu Lagi Orang Meninggal Terinfeksi

Baca juga: Update Covid-19 Kalsel : Pasien Meninggal 11 Kasus, Tertinggi Tanbu dengan 7 Kasus Kematian

"Ini diharapkan akan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat saat Pandemi Covid 19," ujarnya, akhir pekan tadi.

Dia berharap, pembangunan shrimp estate dapat menjadi model nasional yang memberikan dampak tumbuhnya pelaku usaha tambak udang vaname di Kalteng dan mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah khususnya pendapatan para pelaku usaha perikanan dan masyarakat pesisir.

Beberapa pelaku usaha setempat menyabut baik program tersebut, apalagi, program shrimp estate seluas 40 hektare tersebut terintegrasi dengan wisata dan industri perikanan dengan kelengkapan fasilitas yang akan dibangun seperti 5 klaster tambak, irigasi tambak, ipal, lap kesling dan lap nutrisi pakan, hatchery, cold storage, dan pabrik pakan.

Pengelolaan shrimp estate ini akan melibatkan perusahaan daerah atau Perusda, UPTD, perikanan budidaya air payau dan laut kumai, perikanan budidaya air payau Pantai Ujung Pandaran, Kelompok Pembudidaya Ikan dan PKK.

BANJARMASINPOST.CO.ID/faturahman

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved