Breaking News:

Berita Banjar

Ketika Guru Madrasah di Martapura Kalsel Budidaya Selada, Keuntungannya Buat Ini

Guru Madrasah Diniyah Syafatul Ikhwan di Martapura mengembangkan budidaya tanaman selada. Hasil keuntunganya untuk ini

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Hari Widodo
banjamasinpost.co.id/Mukhtar wahid
Muhammad Khairi, Koordinator Pengelola Green House Al Ikhwan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Memaksimalkan halaman sekolah yang terbatas, guru Madrasah Diniyah Syafatul Ikhwan di Martapura  mengembangkan budidaya tanaman selada.

Green House Al Ikhwan Hydro Parm  namanya, berada di Desa Murung Kenanga, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Kalsel.

Bangunan itu dikerjakan secara bergotong royong karena terbuat dari baja ringan, seluruh rangkaian bangunannya.

Ya, bangunan baja ringan beratap transparam itu adalah ujicoba para guru madrasah menanam  sayuran sistem hidroponik.

Baca juga: VIDEO Selada Hidroponik di Banjarbaru Stabil di Harga Rp 30 Ribu Per Kilogram

Baca juga: Hobi Makan Sayur, Kini Petani Muda di Tapin Ini Punya Usaha Hidroponik Tanaman Selada

Baca juga: Travel - Metode ini Digunakan Kebun Fatih Hidroponik di Banjarmasin untuk Menanam Selada Belanda

Setiap pagi dan petang, lokasi tanaman sayuran hidroponik itu dilihat para guru agama Islam di madrasah tersebut.

Tanaman sayuran itu dikelola bersama dengan koordinatornya, guru Muhammad Khairi.

"Ada halaman madrasah yang luas dimanfaatkan, buat kegiatan dewan guru, ada pemandangan hijau ya sayuran, dananya swadaya pribadi dewan guru," ujar Muhammad Khairi.

Saat ini, budidaya tanaman sayuran hidroponik hanya satu jenis, yaitu sayuran selada.

usaha itu dilakukan secara swadaya dan semangat gotong royong para guru.

Awal mula kepincut tanaman sayuran selada sistem hidroponik karena Guru Muhammad Khairi  melihat temannya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved