Breaking News:

Kriminalitas Banjarmasin

Sidang Penipuan Jemaah Haji Kalsel, Mantan Direktur PT Travellindo Lusiyana Divonis 7 Bulan Penjara 

Mantan Direktur PT Travellindo Lusiyana, Supriadi dalam sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin divonis hukuman 7 bulan penjara

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Hari Widodo
Humas PN Banjarmasin untuk BPost
Sidang Vonis Perkara Dugaan Penipuan Calon Jamaah Haji PT Travellindo Lusiyana dihadiri terdakwa secara daring, Senin (6/9/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tahapan persidangan perkara dugaan penipuan calon jamaah ibadah haji PT Travellindo Lusiyana mencapai akhirnya dalam persidangan di Pengadilan Negeri Banjarmasin, Senin (6/9/2021).

Majelis Hakim yang dipimpin Moch Yuli Hadi membacakan vonis terhadap terdakwa perkara ini yaitu Mantan Direktur PT Travellindo Lusiyana, Supriadi. 

Ia divonis hukuman selama tujuh bulan penjara. 

"Menjatuhkan hukuman pidana selama tujuh bulan penjara," kata Hakim membacakan putusan. 

Baca juga: VIDEO Terjerat Kasus Penipuan Dana Haji, Mantan Direktur PT Travellindo Dituntut Penjara 14 Bulan

Baca juga: Bersaksi di Sidang Perkara PT Travellindo Lusiyana, Terdakwa Emosional Sebut Tak Lagi Direktur

Vonis yang dijatuhkan tersebut lebih ringan dibanding tuntutan yang dibacakan oleh jaksa penuntut umum, Radityo Wisnu Aji pada sidang tuntutan yaitu satu tahun dua bulan. 

Dimana jaksa menuntut berdasar dakwaan bahwa terdakwa menurutnya terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana seperti yang diatur dalam Pasal 378 junto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). 

Mendengar putusan tersebut, terdakwa yang diminta tanggapan oleh Majelis Hakim menyatakan untuk menerima vonis tersebut. 

"Saya tidak mau memperpanjang polemik ini dan menerima putusan Majelis Hakim," ujar Supriadi yang hadir secara daring dari Lapas Kelas IIA Banjarmasin. 

Sedangkan jaksa penuntut umum, Radityo dalam persidangan menyatakan, akan pikir-pikir selama satu minggu ke depan atas vonis tersebut. 

Baca juga: Sidang Dugaan Penipuan PT Travellindo Lusiyana, Mantan Karyawan Sebut Perusahaan Kesulitan Cash Flow

Diberitakan sebelumnya, perkara ini berawal dari laporan sejumlah calon jamaah yang mendaftar haji melalui PT Travellindo Lusiyana namun gagal berangkat di waktu yang dijanjikan yaitu Tahun 2018.

Karena berbagai kendala terjadi dan tak kunjung mendapat kepastian berangkat meski telah menyetorkan pembayaran, para calon jamaah akhirnya memilih untuk melaporkan terdakwa ke pihak Kepolisian. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved