Breaking News:

Berita Banjarmasin

Sudah 1,5 Tahun Ditutup, Tempat Wisata di Banjarmasin Belum Ada Tanda-tanda Dibuka

Sejak ditutup 1,5 tahun lalu, hingga kini belum ada tanda-tanda tempat wisata di Banjarmasin dibuka

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/frans rumbon
Kepala Disbudpar Banjarmasin, Ikhsan Alhaq. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Terhitung sejak diterapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada April 2020, semua tempat wisata di Banjarmasin ditutup.

Sekitar 1,5 tahun berlalu, tempat wisata maupun fasilitas umum di Banjarmasin pun rupanya masih belum ada tanda-tanda untuk segera dibuka.

Masih belum adanya rencana membuka tempat wisata dalam waktu dekat ini pun disampaikan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banjarmasin.

"Sejak pelaksanaan PSBB di 2020 lalu, kita masih belum ada kebijakan untuk membuka tempat wisata maupun ruang publik terbuka di Banjarmasin. Termasuk siring di Jalan Piere Tendean," ujar Kepala Disbudpar Banjarmasin, Ikhsan Alhaq, Senin (6/9/2021) siang.

Baca juga: PPKM Level 3 di Perpanjang, Tempat Wisata dan Sekolah di HSS Akan Dibuka

Baca juga: Aturan Lengkap Perpanjangan PPKM Luar Jawa dan Bali, Tempat Wisata dan Mal Boleh Buka dengan Syarat

Baca juga: VIDEO Pj Gubernur Kalsel Minta Sekitar Jembatan Alalak Baru Banjarmasin Jadi Tempat Wisata

Selain itu lanjutnya, pihaknya masih belum ada wacana membuka tempat wisata tersebut, juga berkaitan dengan status Banjarmasin yang saat ini masih berada di zona Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Masih terkait dengan zonasi PPKM ini, Ikhsan pun juga menerangkan meskipun apabila nantinya Banjarmasin turun pada Level 3, tak lantas membuat pihaknya pun membuka tempat wisata.

"Kalau masih berada di PPKM Level 3 saja masih belum bisa dibuka, kecuali sudah kalau tidak salah di Level 2 atau Level 1," katanya.

Terlepas dari status zonasi, Ikhsan pun memastikan juga bahwa dibuka atau tidaknya tempat wisata ditentukan oleh Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina.

"Meskipun level zonasi sudah turun, tapi keputusannya boleh buka atau tidak tergantung arahan dari Bapak Wali Kota. Jadi kita menunggu saja bagaimana nanti arahan Bapak Wali Kota," jelasnya.

Baca juga: Tempat Wisata Ditutup Selama PPKM, Pedagang Kecil di Tanahlaut Kalsel Ini Sebut Hilang Pendapatan

Terkait dengan belum dibukanya tempat wisata di Banjarmasin ini, tak heran karenanya Ikhsan pun menerangkan bahwa spanduk-spanduk pemberitahuan pun masih dipasang di tempat-tempat wisata, termasuk siring Jalan Piere Tendean.

"Spanduk-spanduk pengumuman di tempat wisata masih kita pasang, termasuk di area siring," pungkasnya.(banjarmasinpost.co.id/frans rumbon)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved