Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Usahanya Bangkrut Terdampak Pandemi, Pelaku UMKM Kalsel Ini Sukses Bikin Sabun Cuci Piring Rumahan

Irwaningsih di Kalsel di sektor UMKM lebih dikenal dengan sebutan Bu Ani. Ia sukses memproduksi sabun cuci rumahan

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
Irwaningsih memperlihatkan sabun cuci rumahan produksinya kepada Menparekraf, Sandiaga Uno. 

BANJARMASINBPOST, BANJARMASIN - Sabun cucipiring cair biasanya dikenal dan dibeli orang di Supermarket. Namun di Kalsel ternyata ada yang mengolahnya secara lokal. 

Ia adalah Irwaningsih salah satu pelaku UMKM wanita di Kalsel. sabun cuci piring ala ibu rumah tangga di Banua ini kualitasnya pun tidak kalah dengan produk pabrikan.

Bahkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno saat melakukan kunjungan ke Kampung Purun, Palam, Banjarbaru mengapresiasi sabun cuci cair buatan Irwaningsih.

“Ini produk UMKM yang patut kita apresiasi, apalagi dibuat langsung ibu rumah tangga. Sesuai dengan program pemerintah bahwa UMKM ini terus dibina dan didorong untuk berkembang baik. Kita akan mendorong penguatan ekonomi lokal yang berbasis ekonomi rakyat  seperti ini, keren sekali produk ibu ini,” ucap Sandiaga Uno kala itu. 

Baca juga: Kartu Sembako untuk LPG 3 KG Diberlakukan di 2022, UMKM Banjarbaru Minta Didata Ulang

Baca juga: Luaskan Kebermanfaatan untuk UMKM, ACT Kalsel Gandeng Kadin Kota Banjarmasin

Baca juga: Sinyal Ekonomi Maju, Airlangga: 60 Persen UMKM Dijalankan Perempuan

Irwaningsih di Kalsel di sektor UMKM lebih dikenal dengan sebutan Bu Ani. Ia seorang rumah tangga biasa.

Dia berjuang keras menggeluti usaha sabun cucipiring, setelah suaminya kena PHK dan parahnya usaha kulinernya langsung bangkrut saat pandemi covid-19 melanda Indonesia.

Awalnya ia dan suami kebingungan mau usaha apa setelah usaha kuliner yang dilakoni bertahun-tahun bangkrut akibat pandemi Covid-19.

"Mana modal tidak ada, untuk sehari-hari saja susahnya bukan main. Kemudian coba coba dan tiba-tiba muncul ide untuk membuat sabun cuci piring, yang diketahui adalah kebutuhan utama rumah tangga. Ternyata direspon luar biasa," kata Ani saapaanya. 

Ani panggilan menekuni usaha sabun cuci piring secara "rumahan" sejak Juni  2020.

Dalam satu hari ia memproduksi 300 botol sabun cuci dengan masing-masing botol berisi 450 militer.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved