Rakat Mufakat

Bupati HSS Terima Kunjungan Tim Assesment Pendampingan Program Kejar Mutu

Tim Assesment Sekolah Kemendikbudristek laporankan ke Bupati HSS tentang dampak belajar tanpa tatap muka dan ini dijadikan bahan kebijakan pendidikan.

Penulis: Eka Pertiwi | Editor: Alpri Widianjono
DISKOMINFO KABUPATEN HSS
Bupati Drs H Achmad Fikry menerima kunjungan Tim Assesment Sekolah dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) di kantornya, Kota Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (7/9/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), Drs H Achmad Fikry, menerima kunjungan Tim Assesment Sekolah dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Pertemuan yang berkaitan dengan kegiatan hasil kerja sama dengan Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU) ini berlangsung di Ruang Kerja Bupati di Kota Kandangan, Kabupaten HSS, Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (7/9/2021).

Kunjungan Tim Assessment Sekolah ini dalam rangka melaporkan Pendampingan Program Kejar Mutu yang selama satu bulan di lakukan di Kabupaten HSS.

Pelaksanaan program ini guna mencegah situasi peserta didik kehilangan pengetahuan dan keterampilan, baik umum, khusus, atau kemunduran secara akademis akibat pandemi Covid-19 yang mengharuskan sekolah-sekolah menggelar kelas online.

Bupati Drs H Achmad Fikry dialog dengan Tim Assesment Sekolah dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) di kantornya, Kota Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (7/9/2021).
Bupati Drs H Achmad Fikry dialog dengan Tim Assesment Sekolah dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) di kantornya, Kota Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (7/9/2021). (DISKOMINFO KABUPATEN HSS)

Sekretaris Umum PP IPNU, Mufarrihul Hazin, menyampaikan, selama tiga pekan di Kabupaten HSS melaksanakan kegiatan program Kejar Mutu.

Kegiatan utamanya adalah melakukan assesment selama pandemi Covid-19 yang sudah satu tahun lebih. 

Menurut Mufarrrih ada dua hal yang dilakukan assesment, yaitu kompetensi yang tidak tercapai dan yang kedua risiko sosial yang terjadi.

"Kami menemukan adanya literasi yang menurun untuk kelas bawah 1,2, dan 3. Paling parah ada di kelas 4, 5 dan 6," katanya.

Pertemuan Bupati Drs H Achmad Fikry dengan Tim Assesment Sekolah dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) di kantornya, Kota Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (7/9/2021).
Pertemuan Bupati Drs H Achmad Fikry dengan Tim Assesment Sekolah dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) di kantornya, Kota Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (7/9/2021). (DISKOMINFO KABUPATEN HSS)

Ditambahkan Mufarrih, dari hasil assesment ada beberapa poin yang ternyata selama pandemi ini risiko sosial terhadap anak-anak cukup mengganggu.

Di antaranya, rendahnya kepekaan sosial, ketidakpercayaan diri dan kurangnya keakraban antar siswa.

Sementara itu, Bupati HSS H Achmad Fikry, mengatakan, dirinya sangat berterimakasih dengan kegiatan Kejar Mutu yang sudah dilaksanakan Kemendikbud.

Menurutnya, dari assessment yang dilakukan tiga pekan lebih ini bisa memberi gambaran apa yang terjadi setelah anak-anak 1,5 tahun tidak belajar tatap muka.

Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), Drs H Achmad Fikry, akan jadikan bahan masukan bagi kebijakan di bidang pendidikan atas hasil Tim Assesment Sekolah dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Selasa (7/9/2021).
Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), Drs H Achmad Fikry, akan jadikan bahan masukan bagi kebijakan di bidang pendidikan atas hasil Tim Assesment Sekolah dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Selasa (7/9/2021). (DISKOMINFO KABUPATEN HSS)

"Hasil dari kegiatan ini tentu akan menjadi input bagi kami untuk melakukan kebijakan," katanya. 

Ia juga mengatakan, setelah hasil assessmentnya keluar, pihaknya akan segera mengambil langkah kongkrit dan sesegeranya juga akan memberlakukannya di semua sekolah yang ada di Kabupaten HSS. (AOL/*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved