Breaking News:

DPRD Batola

Gelar Paripurna, DPRD Batola Terima Raperda Perubahan APBD TA 2021

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Kuala gelar rapat paripurna dalam rangka penyampaian Raperda perubahan APBD tahun anggaran 20

Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Edi Nugroho
Humas DPRD Batola
Saleh, Ketua DPRD Barito Kuala saat menerima Raperda perubahan APBD TA 2021 dari Wakil Bupati H Rahmadian Noor 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Kuala gelar rapat paripurna dalam rangka penyampaian Raperda perubahan APBD tahun anggaran 2021, Senin (6/9/2021).

Dalam kesempatan ini, penjelasan Raperda perubahan APBD 2021 disampaikan oleh Wakil Bupati H Rahmadian Noor di hadapan ketua, wakil dan anggota dewan, unsur forkopimda serta undangan.

Sebagai tindak lanjut proses perencanaan pembangunan dan sekaligus perencanaan anggaran yang sudah dituangkan dalam nota kesepakatan KUPA dan perubahan PPAS untuk perubahan APBD TA 2021 antara DPRD dan Pemkab Batola,

Dalam pengantar nota keuangan, Raperda tentang perubahan APBD TA 2021, nilai anggaran perubahan sebesar Rp 1.373.065.087.862.00, atau bertambah 6,71 persen dari APBD murni tahun 2021.

Baca juga: Kerjasama dalam Pertimbangan Hukum, DPRD Batola Teken MoU dengan Kejari

Baca juga: Gelar Paripurna, DPRD Batola Terima Penyampaian KUA PPAS Perubahan APBD 2021

Baca juga: Pemkab dan DPRD Batola Sepakati KUA-PPAS 2022, Prioritas Memaksimalkan Visi Misi 2017-2022

Baca juga: Wakil Ketua DPRD Batola Monitor Perbaikan Dua Jembatan di Desa Tanipah Batola

Dengan nilai perubahan tersebut, Wabup memaparkan struktur anggaran. Dimana anggaran pendapatan pada perubahan APBD 2021, menurun dari pada APBD murni 2021.

Rapat Paripurna DPRD ke-3 masa sidang I tahun sidang 2021-2022 dalam rangka penyampaian Raperda perubahan APBD Kabupaten Batola tahun anggaran 2021
Rapat Paripurna DPRD ke-3 masa sidang I tahun sidang 2021-2022 dalam rangka penyampaian Raperda perubahan APBD Kabupaten Batola tahun anggaran 2021 (Humas DPRD Batola)

Sehingga menjadi Rp 1. 246.282.885.500,00. Sedangkan anggaran belanja pada perubahan APBD 2021 mengalami kenaikan dari pada APBD murni tahun 2021, menjadi Rp 1.352.965.087.862,00.

Rapat Paripurna DPRD ke-3 masa sidang I tahun sidang 2021-2022 dalam rangka penyampaian Raperda perubahan APBD Kabupaten Batola tahun anggaran 2021
Rapat Paripurna DPRD ke-3 masa sidang I tahun sidang 2021-2022 dalam rangka penyampaian Raperda perubahan APBD Kabupaten Batola tahun anggaran 2021 (Humas DPRD Batola)

Dengan memperhatikan nilai anggaran belanja yang lebih besar dari pada anggaran pendapatan. Menurutnya, maka pada perubahan APBD 2021 ini, mengalami defisit. Dengan nilai defisit mencapai Rp 106.682.202.362,00.

Sementara itu, untuk penerimaan pembiayaan, pada APBD perubahan ini, senilai Rp 126.782.202.362,00. Di sisi lain, pengeluaran pembiayaan Rp 20.100.000.000,00.

Dengan penerimaan pembiayaan yang lebih besar daripada pengeluaran pembiayaan, maka diperoleh pembiayaan bersih positif Rp 106.682.202.362,00.

"Untuk selanjutnya pembiayaan bersih positif seluruhnya dipergunakan untuk menutup defisit. Sehingga sisa lebih pembiayaan tahun berkenaan direncanakan Rp 0,00," ucap Rahmadi.

Diungkapkan Saleh, Ketua DPRD Batola, usai menerima Raperda perubahan APBD TA 2021 ini, pihaknya akan mempelajari dan mencermati dalam rapat intern fraksi-fraksi.

"Kita akan lakukan persiapan pemandangan umum bersama fraksi-fraksi di DPRD, dalam rapat intern. Sesuai rapat Banmus, akan dilaksanakan pada September ini," pungkas Saleh. (aol)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved