Breaking News:

Kampusiana

Kemenag RI Bolehkan PTKI Luar Jawa Bali PTM, UIN Antasari Lakukan Persiapan

UIN Antasari melakukan persiapan menyusul kebijakan Dirjen Pendis Kemenag RI yang membolehkan PTKI Luar Jawa Bali PTM

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Hari Widodo
UIN Antasari untuk Bpost
¬†Vaksinasi masal mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin, di Gedung Auditorium Mastur Zuhri, beberapa waktu lalu. 

BANJARMSINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Kementrian Agama Republik Indonesia, Muhammad Ali Ramdhani mengeluarkan surat edaran tentang penyelenggaraan perkuliahan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) tahun akademik 2021/2022 selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada masa pandemi covid-19.

Dalam surat edaran tersebut tertulis sejumlah poin ketentuan terkait prosedur Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas PTKI, di Jawa dan Bali, di luar Jawa dan Bali serta rekomendasi kesiapan (PTM).

"Akhir Agustus 2021 sudah ada ederan dari Dirjen Pendis, yang berisi anjuran mahasiswa untuk PTM," kata Rektor UIN Antasari Banjarmasin, Prof Mujiburrahman. Selasa (7/9/2021).

Yang menarik perhatian adalah PTKI di luar Jawa dan Bali tetap bisa melaksanakan PTM, meski berstatus PPKM level 4.

Baca juga: Galuh Kabupaten Banjar ini Senang Ikuti PBAK UIN Antasari Banjarmasin

Baca juga: UIN Antasari Banjarmasin Ikuti Dialog Serumpun Indonesia, Malaysia dan Thailand

Baca juga: Seleksi Jalur Mandiri UIN Antasari Sudah Selesai, Mahasiswa Baru Bisa Bayar UKT Mulai Besok

Dengan rincian PTKI di wilayah dengan PPKM Level 4 dan Level 3 melaksanakan perkuliahan tatap muka terbatas, diikuti paling banyak 25 persen dari seluruh jumlah mahasiswa.

Sementara PTKI di wilayah dengan PPKM Level 2 dan Level 1 melaksanakan perkuliahan tatap muka terbatas diikuti paling banyak 50 persen dari seluruh jumlah mahasiswa.

Ketentuan itu tercantum pada poin ke empat dalam surat edaran bernomor B- 2721.1/DJ.I/PP.00.9/08/2021 tersebut.

"Ketentuan lainnya adalah PTM terbatas diberlakukan bagi mahasiswa semester I, semester III (tiga), dan mahasiswa yang sedang praktikum, yang tidak memungkinkan dilaksanakan secara daring," ujarnya.

Selain itu juga ujar Rektor, rencana pelaksanaan PTM tersebut harus mendapatkan rekomendasi dari Satgas Covid-19.

"Sekarang kami sedang melakukan persiapan dan pendataan, bila sudah siap baru kami ajukan ke Satgas Covid-19 agar bisa mendapatkan rekomendasi," ungkap Rektor UIN Antasari Banjarmasin.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved