Breaking News:

Berita Banjarmasin

Mulai Langka, Harga Gas Elpiji 3 Kilogram di Banjarmasin Kini Melambung Rp 30.000

Harga Elpiji 3 kg di Banjarmasin bertahap naik.  Awalnya dari Rp 25.000 hari Minggu tadi, naik Rp 27.000 dan Selasa sore merangkak naik Rp 30.000

Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Ilustrasi-Kasubit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel, AKBP Ridwan Raja Dewa menunjukkan barang bukti ratusan tabung Elpiji 3 kg yang disita dari hasil penindakan, Jumat (25/8/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sempat beberapa bulan harga gas Elpiji 3 kg stabil antara Rp 20.000 hingga Rp 22.000. Namun, sepekan ini harga elpiji tabung melon di Banjarmasin ini mulai merangkak naik.

Harga Elpiji di eceran bertahap naik.  Awalnya dari Rp 25.000 hari Minggu tadi, naik Rp 27.000 dan Selasa sore merangkak naik Rp 30.000.

Mulai melambungnya gas 3 kilogram, karena di eceran mulai kosong, sedangkan pangkalan gas yang awalnya menjual ke warga kembali tak buka.

"Kami dibuat bingung dengan melambungnya harga gas 3 kilogram. Biasanya di warung-warung ada saja yang berjualan, sekarang malah kosong. Kalau pun ada, tadi sore dijual Rp 30.000 per biji," papar Sari warga Jalan Veteran Sungai Lulut Banjarmasin, Selasa (7/9/2021) sore.

Baca juga: Elpiji 3 Kg di Tahun Depan Pakai Kartu Sembako, Begini Cara dan Syarat Mendapatkan

Baca juga: Jual Elpiji 3 KG di Atas HET, Pemilik Pangkalan di Banjarmasin Ditetapkan Tersangka

Baca juga: Terbitkan Kartu Kendali, Disperindag Tabalong Terus Pantau Pangkalan Elpiji 3 Kg

Ibu tiga anak ini khawatir, bila kondisi dibiarkan kembali dan tidak ada tindakan dari pihak berwenang kepada agen elpiji, harganya akan kembali melambung seperti dulu, hingga mencapai Rp 50.000.

Sari berharap, pemerintah kembali menindak agen-agen yang nakal seperti dulu. "Sewaktu ada agen nakal yang ditutup dan diancam tutup, mereka menjual secara eceran," tegasnya.

Sementara itu, salah satu pedagang gas elpiji eceran yang tak mau disebutkan namanya, mengatakan mahalnya gas 3 kilogram karena beli beberapa tangan.

"Saya beli sama pedagang lain dan lalu dijual kembali," paparnya. (banjarmasin post.co.id/syaiful anwar)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved