Breaking News:

Kampusiana

PPKM Level 4 Banjarmasin Berlanjut, STIHSA Tunda Kuliah Tatap Muka Awal Tahun Ajaran Baru

PPKM level 4 di Banjarmasin statusnya kembali diperpanjang. STIHSA Banjarmasin pun menunda perkuliahan tatap muka awal tahun ajaran baru

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Hari Widodo
STIHSA Banjarmasin untuk Bpost
Vaksinasi mahasiswa STIHSA Banjarmasin, di halaman kampus, beberapa waktu lalu 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - PPKM level 4 di Banjarmasin statusnya kembali di perpanjang selama dua pekan, terhitung dari hari ini (7/9/2021) hingga (20/9/2021).

Dengan demikian pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), di semua jenjang pendidikan pun harus kembali dilaksanakan secara daring.

Berkaitan hal tersebut Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sultan Adam (STIHSA) Banjarmasin, mengaku akan tetap melaksanakan perkuliahan secara daring.

Meski sebelumnya sudah merencanakan, melaksanakan perkuliahan tatap muka di kampus pada awal tahun ajaran baru 2021, tepatnya pada (13/9) mendatang.

Baca juga: Pemko Banjarmasin Berharap Turun ke Level 3, Ternyata Malah Tetap PPKM Level 4

Baca juga: Resmi, Tiga Daerah di Kalsel Masuk PPKM Level 4 Jilid 4

Baca juga: Imbas PPKM level 4, Hunian Hotel di Kalsel Masih Terpuruk

"Tahun ajaran baru tanggal 13 ini rencana kami mau melaksanakan perkuliahan tatap muka, tapi karena PPKM level 4 di perpanjang sehingga kami tunda lagi," kata Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Fajrian Noor Anugrah.

Diungkapkannya saat ini STIHSA Banjarmasin sudah mulai melakukan persiapan, untuk menggelar perkuliahan tatap muka di kampus.

Persiapan mulai dari sosialisasi kepada mahasiswa, melengkapi fasilitas protokol kesehatan di kampus, hingga vaksinasi.

"Sampai saat ini sudah sekira 70 persen yang sudah divaksin, dari total 1.000 mahasiswa kami di STIHSA," ujarnya.

Baca juga: Sempat Dihapus, Mural di Banjarmasin Kembali Bermunculan, Satpol PP Pilih Fokus PPKM Level 4

Lanjut Fajrian mengungkapkan bahwa vaksinasi merupakan syarat wajib, bagi mahasiswa yang akan menjalani perkuliahan di kampus.

"Tapi kami tetap akan memfasilitasi perkuliahan daring, bagi mahasiswa yang tidak bisa divaksin. Supaya mereka tetap bisa mendapatkan pendidikan," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id/muhammad rahmadi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved