Breaking News:

Kampusiana

Terkendala Data, STIE Indonesia Banjarmasin Belum Bisa Gelar Vaksinasi Mahasiswa

STIE Indonesia Banjarmasin hingga kini belum bisa menggelar vaksinasi mahasiswa karena terkendala data mahasiswa

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi
Ketua STIE Indonesia Banjarmasin, Dr Yanuar Bachtiar. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Seluruh dosen, tenaga kependidikan dan karyawan yang ada di STIE Indonesia Banjarmasin sudah mendapatkan vaksin. Namun, tidak dengan mahasiswa.

Hingga kini, vaksinasi mahasiswa masih belum bisa dilaksanakan.

Dijelaskan Ketua STIE Indonesia Banjarmasin, Yanuar Bachtiar total ada sebanyak 94 orang yang terdiri dari dosen, tenaga kependidikan dan karyawan yang sidah di vaksin.

"Mereka sudah mendapatkan yang dosis kedua, vaksinasi itu sudah lama kami ikuti," katanya. Selasa (7/9/2021).

Baca juga: Persiapkan Perkuliahan Tatap Muka di Kampus, STIE Indonesia Banjarmasin Upayakan Vaksinasi Mahasiswa

Baca juga: Rencanakan Geber Vaksinasi Pelajar, Dinkes Banjarmasin Alokasikan 1000 Vial Vaksin Covid-19

Baca juga: Digeber di 26 Puskesmas, Capaian Vaksinasi Covid-19 di Banjarmasin Naik Jadi 54 Persen

Meski demikian Yanuar mengungkapkan, pihaknya hingga saat ini masih belum melaksanakan vaksinasi khusus mahasiswa.

Yang masih menjadi kendala saat ini menurut Yanuar adalah data mahasiswa, yang belum dan sudah tervaksin.

Karena menurutnya ada kemungkinan sejumlah mahasiswa sudah mengikuti vaksin, yang beberapa waktu lalu dilakukakan secara masal untuk masyarakat umum.

Total mahasiswa yang ada di STIE Indonesia Banjarmasin, sekira 1.000 orang, jumlah itu diperkirakan sudah termasuk mahasiswa baru.

"Kami belum bisa memastikan apakah mahasiswa belum tervaksin semua, karena bisa saja mereka mengikuti vaksin di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing. Bisa saja mereka sudah vaksin bersama keluarganya," ujarnya.

Berkaitan hal tersebut, Yanuar pun mengakui saat ini pihaknya sedang melakukan upaya untuk mendapatkan vaksin.

Upaya itu terlihat dari koordinasi antara pihak kampus dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, agar bisa mendapatkan alokasi vaksin.

Hal itu dilakukan ujar Yanuar sebagai langkah persiapan STIE Indonesia Banjarmasin, untuk melaksanakan perkuliahan tatap muka di kampus.

Baca juga: Wabah Corona Kalteng, 250 Mahasiswa Universitas Palangkaraya Ikuti Vaksinasi Covid-19 di Kampus

Meski saat ini perkuliahan tatap muka mustahil dilaksanakan, mengingat Banjarmasin yang masih berstatus PPKM level 4.

"Sebenarnya mahasiswa juga sudah menunggu- nunggu untuk belajar hybrid, tetapi mengingat kondisi saat ini kami masih menerapkan daring," jelasnya. (banjarmasinpost.co.id/muhammad rahmadi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved