Breaking News:

Kampusiana

Vaksinasi Mahasiswa ULM Capai 33 Ribu Orang, Rektor Sutarto Hadi Tunggu Suplai Pemerintah

Rektor ULM Prof Sutarto Hadi menyebutkan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu jatah vaksin dari Pemerintah Pusat

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi
Peserta jalur mandiri saat mengikuti UTBK jalur mandiri di General Building Library ULM Banjarmasin. 

BANJARMSINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Prof Sutarto Hadi menyebutkan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu jatah vaksin dari Pemerintah Pusat, melalui Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel.

Untuk mengakomodir seluruh mahasiswa ULM yang berjumlah total, sekira 33.000 ribu.

"Vaksinasi untuk mahasiswa saat ini kami masih menunggu, jadi kalau ada suplai vaksin tentu kami akan segera melakukan vaksinasi," kata Sutarto.

Dijelaskan Sutarto, bahwa sampai saat ini mahasiswanya yang sudah mendapatkan vaksin hanya sekira 10 persen, atau kira-kira sebanyak 3.300 orang.

Baca juga: Terkendala Data, STIE Indonesia Banjarmasin Belum Bisa Gelar Vaksinasi Mahasiswa

Baca juga: Persiapkan Perkuliahan Tatap Muka di Kampus, STIE Indonesia Banjarmasin Upayakan Vaksinasi Mahasiswa

Baca juga: Gelombang Ketiga Kasus Covid-19 di Kalsel, Tim Pakar ULM Ungkap Lonjakan Kematian Juli dan Agustus

Itu pun mereka yang berdomisili di Kota Banjarmasin, sementara mahasiswa yang berdomisili di daerah lain belum terdata.

Sutarto pun berharap agar seluruh mahasiswanya bisa mendapatkan vaksinasi, sebelum perkuliahan tatap muka digelar.

Karena menurutnya kesuksesan pelaksanaan kuliah tatap muka bisa berjalan baik, bila seluruh mahasiswa dan dosennya sudah divaksin.

"Kuliah tatap muka bisa berjalan baik, bila seluruh mahasiswa dan dosen di vaksin. Sementara jumlahnya masih terbatas," ujarnya.

Baca juga: VIDEO Wisuda Mahasiswa ULM di Banjarmasin Secara Terbatas

Sementara vaksinasi untuk dosen dan tenaga kependidikan di ULM, jelas Sutarto sudah mencapai 50 persen.

"Tingkat penularan covid-19 di kampus alhamdulillah sudah bisa kami tekan, karena vaksinasi tenaga kependidikan dan dosen sudah 50 persennya," ungkapnya.(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved