Breaking News:

Berita Kotabaru

Aksi Damai Aliansi Pemuda Kotabaru Tuntut Penegak Hukum Usut Perambahan Hutan Perusahaan Sawit

Aksi damai Aliansi Pemuda Kotabaru berlangsung di pabrik kelapa sawit di Desa Bekambit, Kecamatan Pulaulaut Timur

Penulis: Herliansyah | Editor: Eka Dinayanti
Duki untuk BPost
Pengunjuk rasa menyerahkan tuntutan tertulis kepada perwakilan perusahaan dalam aksi damai digelar kemarin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Aliansi Pemuda Kotabaru (APK) berjumlah sekitar puluhan orang, Selasa (7/9/2021 sore menggelar aksi damai di pabrik kelapa sawit (PKS) di Kecamatan Pulaulaut Timur, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan.

Aksi damai berlangsung di PKS di Desa Bekambit, Kecamatan Pulaulaut Timur yang belakangan diketahui milik PT Bersama Sejahtera Sakti (BSS) yang bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit.

Puluhan pengunjuk rasa dalam aksinya, melalui seorang koordinator lapangan M Akbar meminta penegak hukum mengusut dugaan perambahan lahan oleh perusahaan.

Penegak hukum didesak mengusut terkait cagar alam yang ditanami kelapa sawit.

Baca juga: Warga Gotong Royong Bangun Rumah Korban Kebakaran di Kabupaten Kotabaru

Baca juga: Curah Hujan Tinggi Ancam Pesisir Kalsel, BMKG Minta Warga Tanbu dan Kotabaru Waspada

Sesuai peta dari pengambilan titik koordinat, lokasi peta hutan Kalimantan Selatan tersebut masuk dalam cagar alam sekitar 30 hektare.

Diperkuat dengan dasar Surat Keputusan (SK) menteri nomor 435 tahun 2009 tentang peta penunjukan kawasan hutan Kalimantan Selatan ini berada di luar Hak Guna Usaha (HGU) seluas 300 hektare.

Tidak hanya itu, dari pantauan wartawan di lapangan, para pengunjuk rasa juga meminta perusahaan menghentikan penambahan lahan yang terjadi di kawasan cagar alam.

Selain itu juga meminta perusahaan membuat jalan sendiri agar tidak mengganggu/menghambat akses masyarakat.

Baca juga: Habib Aboe Soroti Lapas Tangerang Kebakaran yang Buat 41 Warga Binaan Meninggal

Baca juga: Perkelahian di Kalsel, Diduga Terlibat Pengeroyokan, Sekelompok Remaja Diamankan Polres Tabalong

Pengunjukrasa juga menyampaikan tuntutan tertulis dan diterima perwakilan PT BSS, Kepala PKS, Daniel Saragih, disaksikan aparat Polsek Pulaulaut Timur.

Usai aksi damai kedua belah pihak sepakat menjadwalkan pertemuan ulang dan membahas lebih lanjut perihal tuntutan pengunjukrasa itu.

Kapolres Kotabaru melalui Kasat Reskrim AKP Abdul Jalil diminta konfirmasinya, mengatakan akan melakukan penyelidikan terkait beberapa tuntutan disampaikan pengunjukrasa.

"Akan kami lakukan penyelidikan, apa-apa saja yang menjadi tuntutan mereka (pengunjukrasa) termasuk dugaan perambahan hutan produksi dan cagar alam," ucapnya.

BANJARMASINPOST.CO.ID/Helriansyah

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved